Partisipasi masyarakat di dua lokasi permukiman Sungai Code dalam menata lingkungannya pasca Program Pengentasan Kemiskinan tahun 2001
ANUS, Yulianus, Ir. Haryadi, M.Arch.Ph.D
2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPartisipasi masyarakat merupakan bentuk keikutsertaan warga masyarakat baik secara perorangan maupun berkelompok di dalam suatu kegiatan yang berlangsung di wilayah tempat tinggal dimana masyarakat itu berada dengan menempatkan warga masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, mulai dari merencanakan sampai tahap evaluasi kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bentuk partisipasi masyarakat yang bermukim di antara utara dan selatan Jembatan Sarjito, ingin mengetahui faktorfaktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam menata lingkungannya sekaligus membandingkan (melihat perbedaan partisipasi masyarakat) di antara dua sisi Jembatan yaitu masyarakat utara Jembatan Sarjito dan masyarakat selatan Jembatan Sarjito pasca Program Pengentasan Kemiskinan Tahun 2001. Melalui pendekatan deskriptif eksploratif dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara ke responden penelitian serta observasi langsung ke lapangan, peneliti berupaya menggambarkan/mendeskripsikan keadaan sesuatu berupa subjek/objek di lapangan sebagaimana adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan cara pandang masyarakat terhadap lingkungan tempat tinggal mereka dari keadaan sebelum direhab dengan keadaan sesudah direhab, disamping ditemui adanya perbedaan kondisi lingkungan di antara dua sisi Jembatan, dimana keadaan sisi utara Jembatan Sarjito pada kondisi pinggiran sungainya terlihat lebih bersih, cukup tertata dan enak dipandang mata, sementara di sisi selatan Jembatan terlihat lebih kotor, terkesan jorok dan kurang tertata, ditambah lagi dengan prilaku warga yang masih saja membuang air besar di sungai. Masyarakat utara Jembatan Sarjito juga terkesan lebih responsif dalam menata lingkungannya, lebih antusias dalam menerima program-program yang direncanakan oleh Pemerintah serta melaksanakannya dalam berbagai bentuk kerja bakti/gotong royong masyarakat, ketimbang dengan masyarakat yang berdomisili di sisi selatan Jembatan Sarjito. Bervariasinya partisipasi masyarakat di antara dua sisi Jembatan Sarjito dalam menata lingkungannya, yang walaupun tidak terlalu mencolok perbedaannya, diharapkan dapat memacu masyarakat di sekitarnya untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas lingkungan ke arah yang lebih baik serta percepatan pemberdayaan masyarakat lebih lekas terwujud.
Participation of society is a form of citizen involvement in either individual or group in an activity where they live by placing them as main actors of development, from planning up to evaluating the activities. The purpose of this research is to find out a form of society’s participation living between northern and southern Sardjito Bridge, observe any influential factors on the society’s participation in arranging the environment and comparing (seeing the difference of society’s participation) the two sides of the bridge, that is, the northern and southern societies after program of poverty abolishing, 2001. Through descriptive approach, spreading questionnaire, and interviewing the respondents, direct researching and observing in field, the researcher attempts to describe the real situation of subject/object in the field. Result of research indicates that there is a change of society’s viewpoint on the environment where they live, before and after restoring as well as the difference of environmental condition in which the northern side of the bridge, its river bank seems tidier, cleaner and more pleasant. While in the other side, it looks dirtier, untidy and not arranged. Moreover, the behavior of the society are still bad, they often defecate in the riverbank. North of the bridge, the society tend to be responsive in rearranging their environment. They are more enthusiastic in responding any programs planned by government, and they perform them in mutual cooperation. Various participations of society between northern and southern bridge of Sardjito in arranging their environment are expected that it can spur the surrounding society to mutually make the quality of environment better and acceleration of society empowerment is rapidly realized.
Kata Kunci : Penataan Lingkungan,Partisipasi Masyarakat