Perubahan ruang permukiman di sekitar kawasan wisata ziarah makam Bung Karno
AGUSTIATI, Rina, Ir. Sudaryono, M.Eng.,Ph.D
2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahSejak Makam Bung Karno berkembang sebagai objek wisata ziarah telah mempengaruhi perkembangan kawasan permukiman yang berada di sekitarnya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep-konsep perubahan ruang seperti apakah yang mempengaruhi perkembangan permukiman di sekitar kawasan Makam Bung Karno sejak tahun 1979 sampai dengan tahun 2003. Metode Penelitian yang digunakan adalah induktif kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Hasil penelitian telah menemukan empat konsep perubahan ruang permukiman di sekitar kawasan wisata ziarah makam Bung Karno, yaitu konsep kebijakan pemerintah, konsep tekanan penduduk, konsep peluang ekonomi dan konsep nilai ekonomis lahan. Konsep kebijakan pemerintah terbangun dari adanya penertiban kawasan dan pembangunan fasilitas, prasarana dan sarana. Konsep tekanan penduduk terbangun dari perpindahan penduduk dan dan pertambahan jumlah keluarga. Konsep peluang ekonomi terbangun dari perkembangan aktivitas ekonomi mengikuti arus pengunjung, aktivitas ekonomi terbentuk dalam satu lokasi dan kepekaan pedagang dalam merespon kebutuhan peziarah/pasar. Konsep nilai ekonomis lahan terbangun dari aktivitas ekonomi berada di pinggir jalan, alih fungsi ruang, pemanfaatan lahan kosong dan hubungsn antara pemilik lahan dan penggunana lahan. Hubungan empat konsep sebagai kekuatan yang saling mendorong dan berkaitan sehingga merupakan hubungan sebab akibat yang berbentuk lingkaran, yang mana kebijakan pemerintah merupakan generator perubahan. Rekomendasi bagi pemerintah daerah setempat, hasil penelitian merupakan referensi bagi pembuat produk-produk kebijakan yang berkaitan dengan perkembangan wilayah, dimana kebijakan yang bersifat reaktif dapat dijadikan kebijakan yang bersifat preventif dan kondusif. Berkaitan dengan aspek perencana perlu ditingkatkan frekwensi kontrol tahap implementasi pada aktivitas pembangunan sehingga dapat menghasilkan produk hukum yang berkualitas, sesuai dengan kebutuhan perkembangan kawasan.
Since Bung Karno’s grave became graveyard-tour object, it has affected the development of the dwelling complex locating around it. For that reason, this research is aimed to study what kind of the concepts of spatial change which affect the development of the dwelling complex around Bung Karno’s graveyard from 1979 to 2003. The method of research adopted is qualitative inductive using explorative approach. The research resulted in the four concepts of changes of the dwelling-space around Bung Karno’s graveyard. They are the concepts of government policy, population density, economic chance, and economic value of land. The birth of the concept of government policy is the consequence of dwelling complex beatification and the building of facilities, structure and infrastructure.The concept of population density grows in accord with the migration and the extension of family members. The concepts of economic value is energized by the development of economic activities following the flow of the visitors; while economic activities are formed in one location and the traders’ instincts in responding the people making a devotional visit to the graveyard/market needs. The concept economic value of is due to the street economic activities, the change of function of the spaces. The relation among the four enhancing concepts constitutes a causal relationship in a circular form, in which the government policy becomes the agent of change. The recommendation for the local government is that the research result may become a point of reference for the policy makers in relation to the regional development, where the reactive policy can be turned into a preventive and conducive policy. In relation to planning aspect, it is necessary to increase the control frequency in the level of implementation on the development activities so that it can produce a quality law, in accord with the needs of dwelling-complex development.
Kata Kunci : Kawasan Wisata Ziarah,Perubahan Ruang Permukiman