Analisis Risiko dan Kinerja Reksa Dana Konvensional dan Berkelanjutan di Eropa dan ASEAN
Rahman Satyanegara, Prof. Amin Wibowo, S.E., M.B.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Manajemen
Dengan meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis yang lebih berkelanjutan, investor mulai mengalokasikan dana mereka ke perusahaan yang memiliki kinerja ESG (Environmental, Social, and Governance) atau keberlanjutan yang lebih baik. Krisis keuangan akibat penyebaran COVID-19 mendorong investor untuk melihat investasi berkelanjutan sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan investasi konvensional. Di bidang ini, semakin banyak penelitian yang dilakukan dengan berbagai pendekatan, seperti pengembangan portofolio yang teroptimasi, evaluasi indeks berkelanjutan, serta perbandingan kinerja, risiko, dan pengembalian yang disesuaikan dengan risiko dari opsi investasi berkelanjutan.
Penelitian ini menambah literatur yang ada dengan menganalisis tren reksa dana yang mengintegrasikan ESG dalam portofolionya, serta menghitung pengembalian, risiko, dan pengembalian yang disesuaikan dengan risiko dari reksa dana berkelanjutan dan konvensional di berbagai wilayah dan periode waktu. Penelitian ini berfokus pada wilayah Eropa dan ASEAN untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perbedaan antara pasar maju dan pasar berkembang dalam konteks investasi berkelanjutan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah reksa dana bertema ESG dibandingkan reksa dana non-ESG di kedua wilayah tersebut. Namun, dari segi kinerja reksa dana, risiko, dan pengembalian yang disesuaikan dengan risiko, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan secara statistik antara reksa dana berkelanjutan dan reksa dana konvensional di Eropa maupun ASEAN, kecuali pada periode tertentu.
With the increased focus on more sustainable business practices, investors started to allocate their capital towards those with better ESG or sustainable performances. The spread of COVID-19 triggered a recent financial crisis, prompting investors to view sustainable investment as a safer alternative to its conventional counterparts. Researchers in this field have conducted a growing number of studies using various methods, such as developing an optimized portfolio, evaluating sustainable indexes, and comparing the performance, risk, and risk-adjusted performance of sustainable investment options.
This thesis adds to the existing research by looking at the trends of mutual funds that are incorporating ESG into their funds and calculating the return, risk, and risk-adjusted return of both sustainable and conventional funds in different regions and time periods. We select Europe and ASEAN to enhance our understanding of the distinctions between developed and developing markets for sustainable investment.
The results indicate that there is a clear and significant growth of ESG-themed funds compared to non-ESG funds in both regions. However, in terms of fund performance, risk, and risk-adjusted return, there is no statistically significant difference between sustainable funds and conventional funds in Europe and ASEAN countries, except for a specific period of time.
Kata Kunci : reksa dana, investasi berkelanjutan, performa reksa dana, rasio risiko-pengembalian