Laporkan Masalah

Kajian Daya Dukung Sub-Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu Hulu untuk Mendukung Produksi Pangan Berkelanjutan Di Wilayah Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah

M. Yusfan Yuzanni, Chandra Setyawan, S.T.P., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.; Prof. Dr. Ir. Sahid Susanto, M.S.

2025 | Tesis | S2 Mekanisasi/Teknik Pertanian

Daerah aliran Sungai (DAS) merupakan suatu daerah yang berperan sebagai penampung, penyedia, dan distribusi air hujan untuk berbagai kebutuhan khususnya pertanian. Kawasan hulu DAS Serayu yang sebagian daerahnya berada di Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah memiliki peran penting dalam penyediaan air untuk mendukung produksi pangan berkelanjutan di wilayah sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya dukung Sub-DAS Serayu Hulu dalam penyediaan sumber daya air untuk produksi pangan. Analisis DAS meliputi beberapa indikator seperti curah hujan, debit maksimum spesifik, debit minimum spesifik, koefisien regim sungai, kualitas air, indeks penutupan lahan, kadar lengas tanah, kegiatan konservasi lahan, kelembagaan sumber daya air, dan pemahaman terhadap konservasi sumber daya air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pembobotan dengan menggunakan AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini mengungkapkan bahwa daya dukung DAS (DDD) diklasifikasikan menjadi 3 kategori yaitu 3,1 ? DDD? 5,0 adalah kategori baik; 2,1?DDD?3,0 adalah moderat; dan 1,0?DDD?2,0 kategori buruk. Hasil analisis daya dukung Sub-DAS Serayu Hulu menunjukkan nilai 3,28 yang termasuk ke dalam kategori moderat. Indikator yang memiliki nilai buruk sangat mempengaruhi nilai Daya dukung DAS. Indikator yang termasuk dalam kategori buruk yaitu indeks penutupan lahan dan kelembagaan sumberdaya air. Alih fungsi lahan tangkapan air menjadi lahan pertanian dan pemukiman dapat mengganggu fungsi DAS dalam penyerapan dan penyimpanan air hujan. Selain itu, kelembagaan sumber daya air yang berfungsi mengelola ketersediaan air juga tidak berjalan sebagaimana mestinya. Indikator dengan nilai buruk harus diperbaiki untuk mendukung proses produksi pangan berkelanjutan melalui penyediaan air yang optimal.

A watershed is an area that acts as a reservoir, provider, and distributor of rainfall water for various needs, especially in agriculture. The upstream region of the Serayu watershed, located in Wonosobo Regency, Central Java Province, has a vital role in providing water to support sustainable food production in the surrounding area. This study aims to analyse the carrying capacity of the Upstream Serayu watershed in providing water resources for food production. Watershed analysis includes indicators such as rainfall, specific maximum discharge, specific minimum discharge, river regime coefficient, water quality, land cover index, soil moisture content, land conservation activities, water resources institutions, and understanding of water conservation. The method used in this research is the weighting method using AHP (Analytical Hierarchy Process). The results of the analysis of watershed carrying capacity (DDD) are classified into three categories, namely 3.1 ? DDD ? 5.0 is a good category; 2.1 ? DDD ? 3.0 is moderate; and 1.0 ? DDD ? 2.0 is a bad category. The results of the analysis of the carrying capacity of the Upstream Serayu watershed show a value of 3.28, which is included in the moderate category. Indicators that have poor values significantly affect the carrying capacity of the watershed. Indicators that fall into the poor category are the land cover index and water resource institutions. The conversion of water catchment land into agricultural land and settlements can disrupt the function of the watershed in absorbing and storing rainwater. In addition, water resources institutions that function to manage water availability are also not running correctly. Indicators with poor scores must be improved to support the process of sustainable food production through optimal water supply. 

Kata Kunci : Analytical hierarchy process, DAS, Daya dukung DAS, Produksi pangan

  1. S2-2025-509717-abstract.pdf  
  2. S2-2025-509717-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-509717-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-509717-title.pdf