Laporkan Masalah

Pengaruh perubahan penggunaan lahan terhadap respon DAS menggunakan model rasional modifikasi

Anif Farida, Drs. Suyono, M.S.; Visi Asriningtyas, S.T., M.Si.

2006 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Sub DAS Tambakbayan yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Sleman mengalami perkembangan baik aspek fisik maupun nonfisikuya. Hal ini dapat mempengaruhi besarnya aliran sebagai output dari sistem DAS dengan masukan berupa hujan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui besarnya pengaruh perubahan Penggunaan lahan terhadap respon DAS dan mengestimasi besarnya debit puncak sebagai respon DAS menggunakan model rasional modifikasi. Penelitian ini dilakukan di Sub DAS Tambakbayan dan menggunakan data primer serta data sekunder. Data primer yang diukur langsung di lapangan yaitu data curah hujan sesaat dan data sekunder dari instansi terkait yaitu data curah hujan harian, data penggunaan lahan dan data kependudukan. Metode yang digunakan untuk prediksi koefisien afiran adalah metode Cook dan Bransby-Williarn sedangkan estimasi debit puncak menggunakan model rasional modifikasi. Teknik analisis yang digunakan addah analisis komparatif dengan membandingkan penggunaan lahan pada tahun 1992 dan 2006 dengan perhitungan koefisien aliran dan dehit puncak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sub DAS Tambakbayan mengalami perubahan penggunaan lahan pada tahun 1992 dan 2006. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan respon DAS yaitu peningkatan nilai koefisien aliran sebesar 1,63 % dengan metode Cook dan 2,01 % dengan metode Bransby-William. Estimasi debit puncak menggunakan model rasional modifikasi menunjukkan adanya peningkatan pada tahun 1992 dan 2006 yaitu 9,347 m3/detik menggunakan rumus rasional modifikasi pendekatan Cook dan 8,897 m3/detik menggunakan rumus rasional modifikasi pendekatan Bransby-William. Dari penelitian ini dapat disimpulkan perubahan penggunaan lahan di Sub DAS Tambakbayan mempengaruhi respon DAS terhadap hujan vang dicerminkan dengan peningkatan koefisien aliran dan debit puneak.

Tambakbayan Sub Catchment whic is located in Sleman Regency has been developed in physical and non physical aspect. The change can affect the quantity of runoff of the catchment. The input of the catchment is rainfall and the output is the runoff. The purpose of this research is to know the effect of land use change catchment's response and to estimate the value of peak discharge using modified rational model. This research was located in Tambakbayan Sub Catchment, using primary and secondary data. Primary data observed is storm precipitation data, Secondary data frorn institution are daily precipitation data, landuse data and population data. The methods used to predict runoff coefficients are Cook and Bransby-William methods while peak discharges are estimared using modified rational method. The technique of analysis adopted in this research is comparing landuse in 1992 and 2006 with runoff coefficients and peak discharges. The result of the research shows that landuse of Tarnbakbayan Sub Catchment change between 1992 and 2006. This change affect the catchrnent response. That is runoff coefficient increased by l,63 % using Cook method and increased by 2,01 % using Bransby-William method. The estimate peak discharge using modified rational model in 1992 and 2006 were 9,347 m3/s using Cook runoff coefficient modified rational formula and 8,897 m3/s using Bransby-Wilham runoff coefficient modified rational formula. From this research, it can be concluded that landuse change in Tambakbayan Sub Catchmem affects catchment response to precipitation, that is the increase of runoff coefficient and peak discharges

Kata Kunci : perubahan penggunaan lahan, koefisien aliran, model rasional modifikasi, debit puncak,Sleman,DIY

  1. S1-2006-161052-Anif_Farida-abstract.pdf  
  2. S1-2006-161052-Anif_Farida-bibliography.pdf  
  3. S1-2006-161052-Anif_Farida-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2006-161052-Anif_Farida-title.pdf