Laporkan Masalah

Hubungan antara perkembangan kawasan di sepanjang jalur alternatif Jakarta-Kabupaten Lebak dengan peningkatan pendapatan masyarakat sekitarnya

FAJAR, Tubagus Regiasa, Ir. Bambang Hari Wibisono, MUP.,MSc.,PhD

2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran secara deskriptif analitis dan mengetahui perkembangan kawasan karena adanya jalur alternatif Jakarta-Kabupaten Lebak yang membuka wilayah Kabupaten Lebak yang berkaitan dengan : (a) Hubungan antara perkembangan kawasan di sepanjang jalur alternatif Jakarta-Kabupaten Lebak (terutama daerah Citeras) terhadap peningkatan pendapatan masyarakat; (b) Faktor-faktor pendukung perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perusahaan dan industri terhadap terjadinya perkembangan kawasan disepanjang jalur alternatif terutama di daerah Citeras, Kabupaten Lebak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan expost facto design. Responden penelitian ini adalah seluruh kepala rumah tangga di sepanjang jalur Citeras, dengan sampel 75 orang. Untuk mengumpulkan data dipergunakan kuesioner. Analisis data dipergunakan teknik analisis regresi linier. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa : (a) Ditemukan hubungan positip yang signifikan antara perkembangan kawasan dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Ditemukan koefisien korelasi antara perkembangan kawasan dengan kegiatan ekonomi masyarakat sebesar 0,803. Peningkatan aktivitas kegiatan ekonomi dapat diketahui melalui pengembangan kawasan sebesar 53,30 persen; (b) Ditemukan hubungan positip yang signifikan antara pemanfaatan guna lahan dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan koefisien korelasi antara pemanfaatan guna lahan dengan kegiatan ekonomi masyarakat sebesar 0,621. Pemanfaatan guna lahan dapat dipergunakan untuk mengetahui perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat sebesar 15,03 persen; (c) Ditemukan hubungan positip yang sinifikan antara perkembangan kawasan dengan tingkat pendapatan masyarakat. Ditemukan koefisien korelasi antara variabel perkembangan kawasan dengan variabel tingkat pendapatan masyarakat sebesar 0,644. Tingkat pendapatan masyarakat dapat diketahui melalui perkembangan sebesar 5,58 persen; (d) Ditemukan hubungan positip yang signifikan antara pemanfaatan guna lahan dengan tingkat pendapatan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan koefisien korelasi antara pemanfaatan guna lahan dengan tingkat pendapatan masyarakat sebesar 0,731. Sementara itu tingkat pendapatan masyarakat dapat diketahui melalui pemanfaatan guna lahan sebesar 71,50 persen.

This research aim to get an analytical descriptive way of Jakarta-Lebak Regency that open the region growth caused by existing alternative way of Jakarta-Lebak Regency that open the region of Lebak Regency in relation with : (a) Relation between the region growth alongside alternative way of Jakarta- Lebak Regency (especially Citeras area) to the increase people income; (b) Supporting factors to the change of function displace of agriculture farm become the company and industrial to the occuring region growth alongside the alternative way especially in Citeras area, Lebak Regency. This research use the quantitative descriptive method, with the approach of expost facto design. Respondents of this research are entire domestic head alongside Citeras way, with sampel 75 people. To collect the data use the questionaire. Data analysing use the linier regression analyzing technique. Result of this conclude that : (a) Found a significant positive relation between the region gowth with the people economic activity. Found a coefficient corelation between the region growth with the people economic activity in the amount of 0,803. Increase of economic activity may be explained through the region development in the amount of 53,30 percent; (b) Found a significant positive relation between exploiting the land function with the people economic activity. Based on on result analysis found a coefficient correlation between exploiting the farm function with the people economic activity in the amount of 0,621. Exploiting the farm function can be utilized for growth prediction of the people relation between the region growth with variable of the people income. Found a coefficient correlation between variable of region growth with variable of people income level equal to 0,644. People income level can be predicted through the growth equal to 5,58 percent; (d) Found a significant positive relation between exploiting the farm function with the people income level. Based on result analysis, found a coefficient correlation between exploiting the farm function with people income level equal to 0,731. Meanwhile the people income level can be predicted through exploiting the farm function in the amount of 71,50 percent.

Kata Kunci : Perkembangan Kawasan,Pendapatan Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.