Laporkan Masalah

Optimizing Inventory Management to Improve Financial Performance A Case Study of PT Shuangfei Electric Systems Manufacturing

Mo Juanmei, Eduardus Tandelillin Prof Dr MBA

2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Penelitian ini mengevaluasi optimalisasi manajemen persediaan di PT Shuangfei Electric Systems Manufacturing, salah satu pemain utama dalam industri kabel listrik otomotif di Indonesia. Ketidakefisienan kritis, termasuk tingginya biaya penyimpanan (IDR 2,718 miliar per tahun), rendahnya perputaran persediaan (3,84 untuk bahan kategori A), dan lamanya waktu pengadaan, telah membatasi modal kerja dan profitabilitas perusahaan.

Melalui penerapan Economic Order Quantity (EOQ), Just-in-Time (JIT), dan integrasi ERP-WMS, perbaikan keuangan dan operasional berhasil dihitung. EOQ mengurangi biaya sebesar 22%, menghemat IDR 176,25 juta per tahun, sedangkan JIT menurunkan tingkat persediaan pengaman sebesar 28,57%, melepaskan IDR 248,45 juta dalam bentuk arus kas. Integrasi ERP-WMS meningkatkan perputaran persediaan menjadi 6,0 kali, menghemat IDR 978,29 juta per tahun dan meningkatkan likuiditas.

Secara keseluruhan, langkah-langkah ini membebaskan lebih dari IDR 1,4 miliar per tahun, memungkinkan pengurangan pinjaman, reinvestasi, dan peningkatan profitabilitas. Dengan mengatasi ketidakefisienan, PT Shuangfei sejajar dengan standar global dan membangun kerangka kerja untuk pertumbuhan berkelanjutan.

This study examines inventory management optimization at PT Shuangfei Electric Systems Manufacturing, a key player in Indonesia's automotive wiring harness industry. Critical inefficiencies, including high holding costs (IDR 2.718 billion annually), low inventory turnover (3.84 for A-class materials), and long procurement lead times, have constrained working capital and profitability.

By implementing Economic Order Quantity (EOQ), Just-in-Time (JIT), and ERP-WMS integration, financial and operational improvements were quantified. EOQ reduces costs by 22%, saving IDR 176.25 million annually, while JIT lowers safety stock by 28.57%, releasing IDR 248.45 million in cash flow. ERP-WMS integration raises inventory turnover to 6.0, saving IDR 978.29 million annually and enhancing liquidity.

Collectively, these measures free over IDR 1.4 billion annually, enabling reduced borrowing, reinvestment, and improved profitability. By addressing inefficiencies, PT Shuangfei aligns with global benchmarks and establishes a framework for sustainable growth.

Kata Kunci : Inventory Management, Financial Performance, Economic Order Quantity (EOQ), Just-in-Time (JIT), ERP-WMS Integrati

  1. S2-2025-511113-abstract.pdf  
  2. S2-2025-511113-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-511113-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-511113-title.pdf