Perubahan perilaku transmigran :: Studi kasus pembangunan transmigrasi model Ring I di kawasan pantai selatan Kabupaten Kulon Progo
RAHARJO, Raden Langgeng, Dr. Suratman Woro, MSc
2004 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPembangunan transmigrasi model ring I di kawasan pantai selatan Kabupaten Kulon Progo berlokasi di daerah pantai yang memiliki potensi sumber daya perikanan laut. Para transmigran berasal dari desa-desa di Kabupaten Kulon Progo yang daerahnya datar dan pegunungan. Permasalahan pokok yang dihadapi oleh para transmigran adalah adanya perbedaan budaya atau perilaku antara di daerah asal dan di lokasi transmigrasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi perilaku transmigran di daerah asal dan di lokasi transmigrasi; (2) menemukan perubahan perilaku transmigran di kawasan pantai selatan Kabupaten Kulon Progo; dan (3) mengetahui hubungan perubahan perilaku dengan perkembangan wilayah. Penelitian ini menggunakan paradigma rasionalisme dengan survey naturalistik. Berpikir dengan paradigma rasionalisme menekankan pada pemaknaan secara logik terhadap data-data empirik. Dengan demikian pemahaman intelektual dan berargumentasi secara logik perlu didukung dengan data empirik yang relevan. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Sampel tidak ditentukan terlebih dahulu, tetapi dipilih secara berurutan dan berulang untuk memperoleh informasi yang sebanyak-banyaknya dari unit satuan kajian penelitian. Pemilihan sampel dihentikan jika tidak ada lagi informasi baru dan telah terjadi pengulangan informasi. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan lapangan dan wawancara langsung dengan obyek penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara induktif dari data-data lapangan. Penelitian ini menemukan tema-tema perilaku transmigran, meliputi: bekerja sebagai petani lahan pasir, nelayan, pengrajin, bekerja di daerah lain, memanfaatkan lingkungan, meninggalkan lingkungan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Dari tema-tema tersebut dikelompokkan menjadi tiga abstraksi perubahan perilaku, yaitu: (1) sebagian kecil tidak ada perubahan perilaku; (2) sebagian besar mengulang perilaku lama sambil membentuk perilaku baru; dan (3) sebagian kecil membentuk perilaku baru. Sebagian besar perilaku transmigran adalah bekerja sebagai petani lahan pasir, sehingga kawasan pantai selatan Kabupaten Kulon Progo berkembang menjadi daerah pertanian lahan pasir.
The development of transmigration of Ring I model in the southern coastal area of Kulon Progo regency is located in coastal area with ocean fish resources. The migrants are from some villages in Kulon Progro regency, which are topographically flat and hilly. The major problem encountered by the migrants is the difference between culture and behavior in their homeland and in their new location. The objectives of this research are: (1) to identify migrants’ behavior in their homeland and in the transmigration location; (2) to find out behavior change of migrants’ in the southern coastal area of Kulon Progo regency; and (3) to identify the correlation between behavior change and enlargement of region. The research applied rationalism paradigm with naturalistic survey. To think by rationalism paradigm is pressing on logic mean upon empirical information. That is mean intellectual understanding and logically argument are needed to be supported by such a relevant empirically information. The samples determining method is run purposively. Samples not to be determined first, but it is chosen in series and repeatedly to find information as much as possible from each subject unit. Samples determining will be stop when new information not to be found and when it is found an information repeating. The collecting of data is done by direct field observation and direct interview on research object. The data analysis is run inductively from the field data. The research has found themes of migrants’ behavior, involving: working as farmers on sandy farming land, fishermen, craft men, working in another region, making use of the environment, leaving the environment, and adapting to the environment. From the themes, then were grouped into 3 abstractions of behavior change, which are: (1) small part did not have behavior change; (2) most part repeated their old behavior while constructed new behavior; and (3) small part constructed new behavior. Most part of migrants’ behavior is working as farmers on sandy farming land, thus southern coastal region of Kulon Progo regency grows to sandy land agriculture.
Kata Kunci : Kawasan Pantai,Perilaku Transmigran,Model Ring I