Laporkan Masalah

Penentuan tingkat kesehatan Bank X periode 1994-2003

GAYARIANA, Arma, Dr.Ir. Irham, MSc

2004 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan pinjaman, simpanan dan kualitas aktiva produktif bank BRI, untuk menganalisis kinerja bank dengan menggunanakan metode ROA (Return on Asset) , ROE (Return on Equity), NIM (Net Interest Margin) dan BOPO (rasio Biaya operasional dan pendapatan operasional) serta menilai tingkat kesehatan bank dengan metode CAMEL (Capital Asset Management Equity and Liquidity) dan EVA (Economic Value Added). Penelitian dilakukan dengan menggunakan studi kasus bank BRI dengan menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan periode tahun 1994 – 2003. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analisis korelasi dan uji staistik terhadap hubungan antara tingkat kesehatan bank dengan metode CAMEL dan perhitungan EVA. Perhitungan data dilakukan dalam hal perhitungan rasio keuangan (ROA, ROE, NIM dan BOPO) dan perhitungan EVA, sedangkan penilaian tingkat kesehatan bank dengan metode CAMEL merupakan data yang sudah matang. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kondisi dalam menganalisis kinerja bank BRI yang harus dipisahkan yaitu periode sebelum krismon, saat krismon dan setelah krismon. Terdaapat perbedaan yang mendasar dalam hasil perhitungan tingkat kesehatan bank dengan me tode CAMEL dan EVA. Pada saat bank BRI tahun 2000 - 2003 mendapatkan predikat CAMEL “sehat”, ternyata berdasarkan perhitungan EVA belum tentu menunjukkaan hasil EVA positif, terkecuali pada tahun 2002 dan 2003 EVA bank BRI positif. Hal ini disebabkan factor penentu penilaian dari ke dua metode tersebut berbeda. Faktor modal pada CAMEL merupakan penambah nilai dengan bobot penilaian sebesar 25 %, sedangkan pada perhitungan EVA justru merupakan pengurang nilai karena harus dihitung biaya modal dengan metode CAPM. Kedua metode penilaian tersebut dapat digunakan bank untuk saling melengkapi dimana penilaian CAMEL merupakan penilaian eksternal yaitu Bank Indonesia (BI) terhadap bank BRI, sedangkan perhitungan EVA dapat digunakan oleh internal manajemen bank BRI untuk menilai kinerja operasionalnya dengan lebih riil karena dalam penilaian EVA modal penyertaan Pemerintah merupakan faktor yang harus diperhitungkan sebagai pengurang.

This Research aim to know growth of loan, deposit and producti\c asset quality of BR! bank to analyze hank performance with ROA (Return On Assets). ROE (Return On Equity), NIM (Net Interest Margin) and 1301'0 (Operating expenses ratio and Operational Earnings) methods and also io assess bank health level ith CAMEL method (Capital Assets Management Equity and Liquidity) and EVA (Economic Value Added). This research is conducted through case study in BRI bank using secondary data of the annual report period year 1994 - 2003. The purpose method is descriptive method with correlative analysis and statistic test to the correlation between hank health level with CAMEL method and EVA calculation. It calculation of data conducted in the case of monetary ratio calculation ( ROA, ROE, NIM And 1301)0) and EVA Calculation, meanwhile assessment of bank health level with CAMEL method is a represent data which have matured. Result of the calculation indicates that there are conditional differences in analyzing of BRI performance of which must be dissociated between period before monetary crisis, at the moment of monetary crisis and after monetary crisis. There is elementary difference in the result of bank health level calculation between CAMEL and EVA methods. When in the year 2000 - 2003 BRI bank got "Healthy" CAMEL predicate, in the reality pursuant to calculation EVA, it was not guarantee getting "EVA Positive". Except in the year 2002 and 2003 when BRI bank getting "EVA positive". This matter is caused by determinant assessment factor from the both of different methods. Capital factor at CAMEL method is presented as a value enumerator with quality of assessment equal to 25 %, while at EVA calculation capital factor exactly presented as a value subtracter because have to calculate the expense of capital with CAPM method. Both of the assessment methods can he used by bank to complete each other where CAMEL assessment is an external assessment conducted by Indonesia Bank (BD. Meanwhile EVA calculation can be used by internal management of BRI bank to assess its real operational performance, because in EVA Assessment, participation capital from the government must be calculated as a subtracter factor.

Kata Kunci : Agribisnis,Kesehatan Bank, Determination, Bank Health Level, Camel


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.