Laporkan Masalah

Peran Kecenderungan Depresi Terhadap Intensitas Merokok Berdasarkan Data IFLS-5

Fatmah Az-Zahra Kireynadiva, Dr. rer. pol. Bhina Patria, M.A.

2025 | Skripsi | PSIKOLOGI

Merokok sering dikaitkan dengan upaya mengatasi stres dan emosi negatif. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kecenderungan depresi dan intensitas merokok, tetapi temuan ini masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kecenderungan depresi terhadap intensitas merokok pada populasi Indonesia serta melihat apakah terdapat perbedaan berdasarkan gender. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Indonesia Family Life Survey 5 (IFLS-5) dengan partisipan merupakan individu dewasa di Indonesia. Analisis regresi linear digunakan untuk menguji hubungan antara kecenderungan depresi sebagai variabel independen dan intensitas merokok sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, kecenderungan depresi tidak berpengaruh signifikan terhadap intensitas merokok. Namun, analisis berdasarkan gender menemukan bahwa kecenderungan depresi memiliki peran signifikan terhadap intensitas merokok pada perempuan. Hal ini mengindikasikan adanya faktor sosial-budaya yang memengaruhi hubungan tersebut. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kesehatan mental dalam program pencegahan merokok, khususnya bagi perempuan yang mungkin menggunakan rokok sebagai mekanisme coping terhadap emosi negatif. Keterbatasan penelitian ini meliputi desain cross-sectional yang tidak memungkinkan penarikan kesimpulan sebab-akibat. Penelitian lebih lanjut dengan desain longitudinal atau analisis moderasi diperlukan untuk memahami hubungan ini secara lebih mendalam.

Smoking is often associated with efforts to cope with stress and negative emotions. Previous studies have suggested a relationship between depressive tendencies and smoking intencity, but findings remain inconsistent across different cultural contexts. This study aims to examine the role of depressive tendencies in smoking intencity among the Indonesian population and explore whether gender differences exist in this relationship. This study utilizes secondary data from the Indonesia Family Life Survey 5 (IFLS-5), with participants consisting of adults in Indonesia. Linear regression analysis was used to examine the relationship between depressive tendencies as the independent variable and smoking intencity as the dependent variable. The results indicate that, overall, depressive tendencies do not significantly influence smoking intencity. However, gender-based analysis reveals that depressive tendencies play a significant role in smoking intencity among female participants. This suggests the presence of sociocultural factors that may influence this relationship. The findings highlight the importance of integrating mental health approaches into smoking prevention programs, particularly for women who may use smoking as a coping mechanism for negative emotions. This study is limited by its cross-sectional design, which prevents causal inferences. Future research using a longitudinal design or moderation analysis is needed to gain a deeper understanding of this relationship.

Kata Kunci : Depresi, merokok, peran gender

  1. S1-2025-479395-abstract.pdf  
  2. S1-2025-479395-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-479395-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-479395-title.pdf