Laporkan Masalah

Evaluasi Capaian Kota Ambon Sebagai Creative City of Music

Fathur Rahman Umarella, Dr.Eng. Ir. Muhammad Sani Roychansyah, S.T., M.Eng

2025 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah

Kota Ambon yang dikenal kaya akan sejarah dan budaya musik, telah diakui oleh UNESCO Creative Cities Network (UCCN), sebagai kota kreatif bidang musik sejak tahun 2019 setelah memenuhi 7 persyaratan. Setelah 5 tahun dicanangkan banyak program dan kegiatan yang sudah dilakukan, oleh karen itu penting untuk mengetahui capaian dari Kota Ambon sebagai salah satu kota kreatif musik UNESCO. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur capaian Kota Ambon sebagai Creative City of Music berdasarkan 5 Tahapan dari Buku Putih Kota Kreatif  serta mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi capaian Kota Ambon sebagai Creative City of Music.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Mix Method (kuantitatif-kualitatif) yang bersifat deduktif. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Ambon karena termasuk jejaring UCCN bidang musik.Untuk mengukur capaian menggunakan analisis skoring dihitung nilainya serta dapat ditentukan capaiannya dengan kategori baik, sedang, buruk pada 5 tahapan. Untuk mendeskripsikan faktor-faktor capaian yang dibagi menjadi internal dan eksternal serta terdiri dari 4 variabel dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan klasifikasi pengaruh kuat, sedang dan lemah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan telaah data sekunder. Metode pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, narasumbernya yaitu stakeholder pada level pengambil kebijakan terkait capaian Ambon sebagai kota kreatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Evaluasi capaian Kota sebagai Creative City of Music masuk dalam kategori sedang. Capaian tahap kreasi, produksi dan distribusi masuk dalam kategori capaian baik, sedangkan tahap konsumsi dan konservasi masuk dalam kategori capaian sedang. Pembagian faktor-faktor yang mempengaruhi capaian Ambon sebagai Creative City of Music dibedakan menjadi dua kategori, yaitu internal dan eksternal. Variabel komitmen, kolaborasi, dan aspek pembeda tergolong sebagai pengaruh yang kuat, sedangkan variabel kontribusi dianggap memiliki pengaruh yang sedang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan saran kepada pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk meningkatkan strategi pengembangan Kota Ambon sebagai kota kreatif, serta memperkuat identitasnya dalam bidang musik sehingga berkelanjutan.


Ambon City, recognized by the UNESCO Creative Cities Network (UCCN) as a creative city of music since 2019, has a rich history and vibrant music culture. After 5 years of being launched, many programs and activities have been carried out, therefore it is important to know the achievements of Ambon City as one of the UNESCO creative city of music. This research aims to measure these achievements based on the five stages outlined in the Creative City White Paper and to identify the factors that influencing them.


This research employs a descriptive method with a deductive mixed-method (quantitative-qualitative) approach. this study focuses on Ambon City as part of the UCCN network in music. Scoring analysis is utilized to assess achievements across the five stages, categorizing them as good, medium, or bad. The influencing factors are classified into internal and external categories, consisting of four variables, and analyzed qualitatively with classifications of strong, moderate, and weak influence. Data were collected through interviews, observations, documentation, and secondary data review, using purposive sampling from stakeholders involved in policy-making related to Ambon’s creative city.


The results shows that Ambon’s achievements as a Creative City of Music fall into the medium category. The creation, production, and distribution stages are rated as good, while the consumption and conservation stages are rated as moderate. Factors affecting these achievements are divided into internal and external categories. Commitment, collaboration, and differentiating aspects are identified as strong influences, while the contribution variable has a moderate influence. This research aims to provide recommendations to the government, stakeholders, and the community to improve Ambon City’s development strategy as a creative city and to strengthen its musical identity for sustainability.




Kata Kunci : Kota Kreatif, Kota Kreatif Bidang Musik, Metode Campuran, Evaluasi Capaian, Kota Ambon

  1. S2-2025-525342-abstract.pdf  
  2. S2-2025-525342-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-525342-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-525342-title.pdf