Laporkan Masalah

Analisis penentuan kontraktor pada pekerjaan beautifikasi terminal 3 dengan metode hierarchy process

Oki Ardian, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, S.T.P., M.Eng.

2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

PT AP II, sebagai BUMN pengelola bandara utama di Indonesia, menargetkan peningkatan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga 80 juta pada 2030 dan 100 juta pada 2035. Dalam upaya transformasi CGK sesuai dengan SK Menteri BUMN SK-292/MBU/12/2022, perusahaan merencanakan Beautifikasi Terminal 3 untuk meningkatkan pelayanan. Proyek ini mencakup renovasi area check-in, keberangkatan internasional, imigrasi, koridor kedatangan, dan klaim bagasi, dengan mengusung konsep arsitektur tropis, lokal, ramah lingkungan, futuristik, modern, dan ikonik.
Untuk mempercepat pembaruan interior dan meningkatkan pengalaman penumpang, area komersial, serta citra Indonesia, proyek ini akan menggunakan skema kontrak terintegrasi (Design and Build) yang menggabungkan konsultan perencana dan kontraktor. Metode ini dipilih demi efisiensi waktu dan biaya, di mana desainer dan kontraktor bekerja sama untuk meminimalkan biaya dan perubahan proyek. Pemilihan kontraktor akan dilakukan dengan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk memastikan kriteria yang terukur, mencakup pengalaman, kualifikasi tenaga ahli, metode pelaksanaan, serta kemampuan teknis dan finansial. Pendekatan ini diharapkan mendukung seleksi kontraktor yang tepat, sehingga proyek dapat terlaksana sesuai standar kualitas dan waktu yang ditetapkan tanpa mengganggu operasional Terminal 3.
Berdasarkan data penelitian, terdapat 6 (enam) kriteria dan 3 (tiga) kandidat Alternatif Kontraktor dalam penentuan kontraktor untuk pekerjaan beautifikasi terminal 3 yang dilakukan perusahaan, yaitu Administrasi, Pengalaman Perusahaan, Kualifikasi Tenaga Ahli, Pendekatan Metodologi, Pra Desain, dan Harga. Hasil pengolahan melalui Ms. Excel, bahwa perhitungan bobot prioritas global terhadap seluruh kriteria yang diurutkan dari paling tinggi, sebagai berikut: Kualifikasi Tenaga Ahli (31,3%), Pengalaman Perusahaan (18,1%), dan Pra Desain (16,1%), Pendekatan Metodologi (11,3%), Administrasi (10,9%), Harga (10,8%). Ditemukan pembobotan kontraktor pekerjaan beautifikasi terminal 3 yang diurutkan dari paling tinggi, sebagai berikut: PT. NDK (43,7%), PT. WeGe (31,2%), dan PT. HTK (24,2%) .

PT AP II, as a state-owned enterprise managing major airports in Indonesia, aims to increase passenger traffic at Soekarno-Hatta International Airport to 80 million by 2030 and 100 million by 2035. In alignment with the Ministry of State-Owned Enterprises Decree No.SK-292/MBU/12/2022 on service, business, and operational transformation at Soekarno-Hatta International Airport, the company is planning the Beautification of Terminal 3 to enhance service quality. This project includes the renovation of the check-in area, international departure, immigration, arrival corridor, and baggage claim, incorporating tropical, local, eco-friendly, futuristic, modern, and iconic architectural concepts.
To accelerate interior renovation and enhance passenger experience, commercial areas, and Indonesia’s image, this project will utilize an integrated contract scheme (Design and Build) that combines planning consultants and contractors. This method was chosen for its time and cost efficiency, allowing designers and contractors to work together to minimize costs and project changes. Contractor selection will employ the Analytic Hierarchy Process (AHP) to ensure measurable criteria, including experience, expert qualifications, implementation methods, and technical and financial capabilities. This approach is expected to support the precise selection of contractors, enabling project completion in line with established quality and timelines without disrupting Terminal 3 operations.
Based on research data, there are six criteria and three candidate contractor alternatives for the Terminal 3 beautification project: Administration, Company Experience, Expert Qualifications, Methodology Approach, Pre-Design, and Price. The results processed through Ms. Excel show the global priority weight calculations for all criteria, ranked from highest to lowest, as follows: Expert Qualifications (31,3%), Company Experience (18,1%), Pre-Design (16,1%), Methodology Approach (11,1%), Administration (10,9%), and Price (10,8%). The weighting of the contractors for the Terminal 3 beautification project, ranked from highest to lowest, is as follows: PT. NDK (43,7%), PT. WeGe (31,2%), and PT. HTK (24,2%).

Kata Kunci : Penentuan Kontraktor,Beautifikasi Terminal 3,Kriteria,Design and Build,Analytic Hierarchy Process (AHP).

  1. S2-2024-499898-abstract.pdf  
  2. S2-2024-499898-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-499898-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-499898-title.pdf