Apakah Program Sembako Membantu Kaum Miskin? Bukti Dari Kawasan Timur Indonesia
Joaquina Felicia Saru, Muhammad Ryan Sanjaya, S.E., M.Int.Dev.Ec., Ph.D ; Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., M.A., Ph.D
2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan
Bantuan pangan di Indonesia melalui Program Sembako disalurkan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat secara nontunai menggunakan uang elektronik atau e-voucher. Program ini telah mengalami pengembangan dalam hal indeks besaran bantuan serta perluasan jenis makanan yang dapat dibeli. Penelitian tentang voucher makanan menunjukkan hasil yang beragam, di mana voucher dengan pembatasan jenis makanan dinilai dapat meningkatkan asupan gizi, tetapi di sisi lain dianggap kurang efektif dibandingkan voucher tanpa batasan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar dampak Program Sembako terhadap konsumsi kalori, protein, karbohidrat, lemak, dan pengeluaran makanan Keluarga Penerima Manfaat di Kawasan Timur Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode propensity score matching dengan data cross section Susenas 2021. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Program Sembako di Kawasan Timur Indonesia tahun 2021 berdampak positif dan signifikan dengan peningkatan konsumsi kalori sebesar 480,52 kkal per orang per hari, konsumsi protein meningkat sebesar 18,34 gram, konsumsi lemak bertambah 13,36 gram dan konsumsi karbohidrat naik sebesar 61,77 gram, serta pengeluaran makanan rumah tangga per bulan mengalami peningkatan sebesar Rp856.389.
Food assistance in Indonesia through the Sembako Program is distributed by the government to Beneficiary Families noncash using electronic money or e-vouchers. The program has undergone improvements in terms of the assistance index and the expansion of the types of food that can be purchased. Research on food vouchers has shown mixed results, where vouchers restricted to specific food types are considered effective in improving nutritional intake but are deemed less effective than unrestricted vouchers.
This study aims to analyze the impact of the Sembako Program on calorie, protein, carbohydrate, and fat consumption, as well as food expenditure of Beneficiary Families in Eastern Indonesia. The research employs the propensity score matching method using cross-sectional data from Susenas 2021. The finding reveal that the Sembako Program in Eastern Indonesia in 2021 had a positive and significant impact, increasing calorie consumption by 480.52 kcal per person per day, protein consumption by 18.34 grams, fat consumption by 13.36 grams, and carbohydrate consumption by 61.77 grams additionally, household food expenditure per month by Rp856,389.
Kata Kunci : Bantuan Sosial, Program Sembako, e-voucher, Propensity Score Matching