ANALISIS KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI PADA KINERJA ORGANISASI DI DINAS JASMANI MILITER TENTARA NASIONAL INDONESIA ANGKATAN DARAT
Muhammad Junaidi, Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, M.Si.
2024 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh budaya organisasi dan kepemimpinan terhadap kinerja organisasi dalam Dinas Jasmani Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang berdasarkan karakteristik masalah pokok penelitian adalah kualitatif yang berfokus pada pengamatan yang mendalam.Penelitian ini untuk memahami secara mendalam dan menganalisis tentang kepemimpinan dan budaya organisasi pada kinerja organisasi di Disjasad. Analisis data akan mendeskrispsikan kasus dan setting khas dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan penelitian menggunakan trianggulasi data untuk menguji keabsahan data yang telah dikumpulkan. Peneliti mengunakan triangulasi data dari arsip Dinas Jasmani di Disjasad. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan di Dinas Jasmani Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat adalah berjalan singkat dengan jangka waktu 1-2 tahun. Anggota Disjasad tidak merasa keberatan dengan mutasi pimpinan yang silih berganti. Secara tidak langsung kepemimpinan di Dinas Jasmani Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berjalan dengan baik yang mana berpengaruh pada kinerja organisasi yang ada di Dinas Jasmani Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Budaya organisasi di Dinas Jasmani Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat salah satunya dalah rotasi pimpinan. Mayoritas anggota Disjasad adalah atlit-atlit berprestasi yang mana anggota–anggota ini harus selalu seimbang dalam menjalankan tugas sebagai
anggota di Disjasad dan mengembangkan prestasinya sebagai atlit. Seimbangnya antara menjalankan tugas dan prestasi sebagai atlit, serta dapat menyesuaikan dengan setiap pimpinan yang baru, maka anggota di Dinas Jasmani Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat sudah dapat menjalankan budaya organisasi dengan baik. Dengan kata lain kinerja organisasi dapat berjalan dengan baik pula.
The purpose of this research is to examine how leadership and organizational culture affect organizational performance at the Indonesian Army Military Physical Service. This study is a particular kind of research that is centered on the features of the primary issue, which is qualitative and centers on close observation. The purpose of this study is to thoroughly examine and assess the effects of organizational culture and leadership on Disjasad’s organizational performance. The case and typical environments of the Indonesian National Army will be described through data analysis. Methods of gathering data include documentation studies, observations, and interviews. Data triangulation is used to assess the reliability of the acquired data in order to determine the validity of the research. Researchers triangulate data from the Physical Service’s archives at Disjasad. The results of the study show that the leadership in the Indonesian Army Military Physical Service is short-lived with a period of 1-2 years. Disjasad members do not mind the alternating leadership mutations. Indirectly, the leadership in the Indonesian Army Military Physical Service is running well which has an impact on the performance of the organization in the Indonesian Army Military Physical Service. One of the organizational cultures in the Indonesian Army Military Physical Service is the rotation of leaders. The majority of Disjasad members are high-achieving athletes, where these members must always be balanced in carrying out their duties as members of Disjasad and developing their achievements as athletes. The balance between carrying out duties and
achievements as athletes, and being able to adapt to each new leader, means that members of the Indonesian Army Military Physical Service have been able to carry out the organizational culture well. In other words, organizational
performance can also run well.
Kata Kunci : Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Kinerja Organisasi, Leadership, Organizational Culture, Organizational Performance