Laporkan Masalah

Evaluasi kualitas permukiman di sebagian kecamatan Jebres kotamadya Surakarta terapan interpretasi foto udara dan sistem informasi geografis

Agus Ariyadi, Drs. Prapto Suharsono, M.Sc.; Drs. R. Suharyadi, M.Sc.

1995 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUH

Penelitian ini merupakan penelitian kualitas permukiman yang dilakukan untuk memberi masukan dalam program perbaikan kampung. Penelitian ini merupakan evaluasi kualitas lingkungan fisik permukiman di sebagian Kecamatan Jebres Kotamadya Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah: (1) memetakan kualitas lingkungan permukiman dengan menggunakan foto udara, (2) mengkaji persebaran kualitas permukiman dan menyusun prioritas perbaikan kualitas permukiman, dan (3) menyusun rekomendasi perbaikan kualitas permukiman, Metode yang digunakan dalam identifikasi kualitas permukiman dan penyusunan prioritas perbaikan kualitas permukiman dengan pengharkatan, dan pengumpulan data yang digunakan dengan interpretasi foto udara dan kerja lapangan. Interpretasi foto udara dilakukan untuk mengidentifikasi unit permukiman dan mengukur variabel yang meliputi kepadatan rumah mukim, ukuran bangunan, lebar jalan masuk, kondisi jalan masuk, lokasi, pengatusan permukaan dan tata letak bangunan. Kerja lapangan dilakukan pada daerah sampel. Kerja lapangan berfungsi untuk mencocokkan hast1 interpretasi foto udara dan melengkapi data, Dalam kerja lapangan dilakukan pengukuran secara langsung variabel bahaya banjir, sanitasi, -tempat sampah, kepadatan bangunan , lebar jalan masuk, kondisi permukaan jalen masuk, air minum, kondisi bangunan dan tata letak bangunan. Metode pendekatan wilayahnya adalah satuan lingkungan permukiman. Penilaian kualitas permukiman dilakukan pada unit lingkungen permukiman hasil interpretasi foto udara. Unit lingkungan permukiman pada penelitian ada 210 unit. Penelitian ini juga memanfaatkan Sietem Informasi Geografis untuk mempermudah dalam manajemen data dan meningkatkan ketelitian dalam penguku¬ran luasan permukiman. Rekomendasi perbaikan didapatkan dengan mencari pengaruh variabel kualitas permukiman terhadap kualitas permukiman dari foto udara di daerah penelitian. Pengaruh variabel terhadap kualitas permukiman diketahui dengan menggu¬nakan uji statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kualitas permukiman di daerah penelitian sebagai berikut (1) kualitas baik (3,20 ha), (2) kualitas sedang (66,12 ha), (3) kualitas agak kumuh (99.08 ha), kualItas kumuh (25,00 ha), dan kualitas sangat kumuh (2,14 ha). Permukiman yang mempunyai kualitas baik banyak terdapat di Ke-lurahan Purwadiningratan meliputi 75%, dan kurang baik banyak terdapat di Kelurahan Sewu meliputi 77 % dari seluruh permu¬kiman. Permukiman yang harus mendapatkan perbaikan seluas 122,22 ha meliputi priorttas I seluas 2,14 ha (1 unit), priori¬tas seluas 25 ha (31 unit) dan prioritas III aeluas 99.08 ha (96 unit) dengan asumsi pada permukiman yang berkualitas baik dan sedang tidak memerlukan perbaikan dengan segera. Hasil uji statistik menunjukkan pengaruh yang besar pada variabel kepa¬datan bangunan tata letak bangunan, lebar jalan, ukuran bangunan dan air minum. Rekomendasi perbaikan permukiman yang didapatkan dari uji statistik adalah dengan memprioritaskan per baikan pada penataan kepadatan bangunan, tata letak bangunan, lebar jalan, ukuran bangunan dan air minum.

-

Kata Kunci : Kualitas Permukiman,Sistem informasi geografis,Iterpretasi foto udara,Surakarta,Jawa tengah

  1. S1-1995-70543-Agus_Ariyadi-abstract.pdf  
  2. S1-1995-70543-Agus_Ariyadi-bibliography.pdf  
  3. S1-1995-70543-Agus_Ariyadi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1995-70543-Agus_Ariyadi-title.pdf