Analisis Pengelolaan Modal Kerja Seacart Seafood Sourcing and Supply
Muhammad Irfan Naufal, Aviandi Okta Maulana, SE., M.Acc., Ak.,C.A., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Indonesia, sebagai negara maritim dengan sumber daya perikanan yang melimpah, menyediakan peluang besar bagi industri seafood. Seacart, sebuah perusahaan berbasis di Indonesia yang berfokus pada sourcing dan supply seafood berkualitas tinggi, menghadapi tantangan dalam pengelolaan modal kerja, terutama terkait pengelolaan piutang yang memengaruhi siklus konversi kas (Cash Conversion Cycle/CCC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengelolaan modal kerja Seacart melalui pendekatan CCC, yang meliputi Days Inventory Outstanding (DIO), Days Sales Outstanding (DSO), dan Days Payable Outstanding (DPO). Hasil analisis menunjukkan bahwa modal kerja bersih Seacart lebih tinggi dibanding rata-rata industri sejenis, namun perputaran modal kerja perusahaan lebih rendah, mengindikasikan adanya inefisiensi dalam pemanfaatan aset lancar. Rekomendasi yang diberikan meliputi pengoptimalan CCC dengan mempercepat pengumpulan piutang, efisiensi persediaan, dan penundaan pembayaran utang dalam batas yang wajar. Selain itu, diversifikasi sumber pendanaan dan penerapan teknologi berbasis data untuk pemantauan CCC secara real-time juga diusulkan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan likuiditas perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi manajer keuangan dalam pengelolaan modal kerja yang efisien serta memberikan wawasan akademis mengenai penerapan CCC di sektor perikanan Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan.
Indonesia, as a maritime nation with abundant fisheries resources, offers immense opportunities for the seafood industry. Seacart, an Indonesia-based company specializing in high-quality seafood sourcing and supply, faces challenges in managing working capital, particularly in handling receivables that affect its Cash Conversion Cycle (CCC). This study aims to analyze the efficiency of Seacart's working capital management using the CCC approach, which encompasses Days Inventory Outstanding (DIO), Days Sales Outstanding (DSO), and Days Payable Outstanding (DPO). The analysis reveals that Seacart's net working capital is higher than the industry average, but its working capital turnover is lower, indicating inefficiencies in utilizing current assets. Recommendations include optimizing CCC by accelerating receivables collection, improving inventory efficiency, and strategically delaying payables within reasonable limits. Additionally, diversifying funding sources and leveraging data-driven technologies for real-time CCC monitoring are proposed to enhance operational efficiency and liquidity. This study provides practical insights for financial managers on effective working capital management and contributes to the academic discourse on CCC implementation in Indonesia’s seafood industry. These findings are expected to enhance the company's competitiveness and create sustainable value.
Kata Kunci : Pengelolaan Modal Kerja, Cash Conversion Cycle, Likuiditas, Seacart.