Laporkan Masalah

Studi geomorfologi terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi banjir sungai Dengkeng dan sasaran genangannya di kabupaten Klaten dan sekitarnya

Amir Sitepu, Drs. Suseno darsomartoyo

1984 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Daerah penelitian yang merupakan daerah aliran Sungai Dengkeng mempunyai luas 738,5 km2, sedang letaknya sebagigni di Kabupaten Klaten, sebagian di Kabupaten Sukoharjo, dan bagian di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel morfometri dan bentuk -penggunaan lahan yang menyebabkan banjir, dan memperkirakan daerah yang menjadi sasaran banjir dengan pendekatan geomor¬fologikal. Untuk mengetahui variabel-variabel morfometri, dan bentuk penggunaan lahan yang menyebabkan banjir maka pengertian banjir identik dengan besarnya debit maksimum rata-rata pada sub daerah aliran sungai orde II. Untuk itu,dihitung be¬sarnya debit maksimum rata-rata sub daerah aliran sungai orde II sebanyak 18 sampel dengan menggunakan metode sampeling, Selanjutnya debit maksimum rata-rata sub daerah aliran sungai orde II dikorelasikan dengan variabel-variabel bebas morfometri, dan bentuk penggunaan lahan. Sedang untuk memperkirakan daerah yang menjadi sasaran banjir dengan pendekatan geomor¬fologikal, digunakan metode observasi, yaitu mengadakan pengamatan di lapangan yang didasarkan atas hasil interpretasi foto udara yang telah diplotkan ke peta dasar, dan overlay peta geologi, peta topografi, dan peta bentuk penggunaan la¬han. Pada penelitian ini analisis korelasi yang dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai keeratan hubungan dari variabel-variabel bebas morfometri, dan bentuk penggunaan 1a¬han dengan variabel tidak bebas debit maksimum rata-rata pada sub daerah aliran sungai orde II. Pertama-tama didekati melalui perhitungan korelasi secara tunggal. Setelah koefisien korelasi tunggal dari tiap-tiap variabel bebas didapat, lalu diadakan seleksi terhadap variabel-variabel bebas yang didasarkan atas nilai koefisien korelasi tersebut. Sehingga dapat diketahui variabel-variabel bebas yang paling berpengaruh terhadap debit maksimum rata-rata sub daerah aliran sungai orde II. Dari hasil seleksi didapatkan variabel-variabel yang paling berpengaruh terhadap debit maksimum rata-rata sub daerah aliran sungai orde II (nilai koefisien korelasi tunggal yang tinggi), adalah tegal, kampung, tanah kosong, luas sub daerah aliran sungai, kepadatan aliran, dan total cekungan relief. Selanjutnya variabel-variabel bebas tersebut dikorelasikan lagi secara berganda yang mendapatkan hasil koefisian determinasi (R2) = 0,81, dan koefisien berganda (R) = 0,90, yang menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas tegal, kampung, tanah kosong, luas sub daerah aliran sungai, kepadatan aliran, dan total cekungan relief. Secara bersama-sama hubungan hubungan yang sangat erat terhadap variabel tidak bebas debit maksimum rata-rata sub daerah aliran sungai orde II, dan signifikan pada tingkat kepercayaan 99,5%. Sedang pada analisis parsial didapatkan variabel bebas tegal yang paling berpengaruh terhadap debit maksimum rata-rata sub daerah aliran sungai orde II dengan koefisien korelasi (rij.k)=0,52 pada tingkat kepercayaan 97,5%.

-

Kata Kunci : Geomorfologi,Banjir,Sungai Dengkeng,Klaten,Jawa Tengah

  1. S1-1983-1954-Amir_Sitepu-abstract.pdf  
  2. S1-1983-1954-Amir_Sitepu-bibliography.pdf  
  3. S1-1983-1954-Amir_Sitepu-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1983-1954-Amir_Sitepu-title.pdf