Laporkan Masalah

Analisis Mispricing terhadap obligasi pemerintah

SIANTURI, Ellyanora, Prof.Dr. Abdul Halim, MBA

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Obligasi pemerintah diterbitkan sebagai instrumen utang pemerintah untuk menyerap dana yang ada di pasar domestik. Hal ini merupakan strategi pemerintah guna menutupi defisit anggaran negara yang terus bertambah akibat meningkatnya posisi utang luar negeri sektor pemerintah dan swasta juga untuk menyelamatkan industri perbankan yang mengalami rush (penarikan dana yang dilakukan masyarakat secara besar-besaran). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan antara harga yang ditawarkan pemerintah dengan harga yang berlaku pada pasar obligasi, sehingga dapat diketahui apakah terjadi mis-pricing (perbedaan penerapan harga), dan juga menganalisis apakah harga yang diterapkan oleh pemerintah tersebut dapat memberikan keuntungan sesuai dengan yang diinginkan pemerintah dan tidak merugikan investor selaku pembeli obligasi pemerintah. Sampel penelitian ini terdiri dari 24 obligasi tingkat bunga tetap (fixed rate) dan 27 obligasi tingkat bunga mengambang (variable rate), dimana periode penelitian mengambil penerbitan obligasi pemerintah dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2003. Secara umum, hasil penelitan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara harga obligasi yang ditawarkan pemerintah dengan harga obligasi yang terjadi dipasar bursa. Harga penawaran obligasi oleh pemerintah mampu dijangkau oleh investor. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh keuntungan dari penjualan obligasi tersebut dan investor juga dapat menuai keuntungan.

The government’s bond was issued as the government’s debt instrument to absorb the domestic market’s fund. This government’s strategy was made to coverage the government’s deficit which is getting bigger because the increasing of the foreigner’s loan in government and private sector, also to save the banking industry. The purpose of this research is to verify is there any differences between the price of the government’s and the stock market to analyze the miss-pricing is occurred or not, and also to analyze whether the government’s price could give the profit to the government and did not cause the investor’s loss. This research consists of 24 fixed rate obligation and 27 variable rate obligation. Meanwhile the period of the government’s bond is 1999 to 2003. The result of this research indicates that there are no significant differences among the government’s price with the stock market’s price. The investors able to reach the government’s price offer. This indicates that the government could achieve profit from the selling and investors also achieve the benefit of buying the government’s bonds.

Kata Kunci : Obligasi Pemerintah,Mispricing

  1. S2-2004-EllyanoraSianturi-Abstract.pdf  
  2. S2-2004-EllyanoraSianturi-Bibliography.pdf  
  3. S2-2004-EllyanoraSianturi-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2004-EllyanoraSianturi-Title.pdf