Laporkan Masalah

DINAMIKA INDIVIDU MELIK DENGAN KECENDERUNGAN BUNUH DIRI: STUDI KASUS PADA MASYARAKAT HINDU BALI

Agus Mahendra Saputra, Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog

2025 | Tesis | S2 Psikologi

Melik merupakan konsep mengenai kelahiran istimewa yang berkembang dalam masyarakat hindu Bali. Individu yang terlahir melik diyakini memiliki takdir meninggal di usia muda akibat salah pati (kecelakaan) atau ulah pati (bunuh diri). Isu bunuh diri dalam konteks melik mengindikasikan adanya sikap sosial negatif dan perlu dikaji secara mendalam. Terlebih lagi, prevalensi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir menjadikan bunuh diri sebagai masalah krusial di Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika individu melik dengan kecenderungan bunuh diri. Kajian mendalam diperoleh menggunakan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam kepada individu melik yang pernah mengalami perilaku bunuh diri. Selain itu, data pendukung turut diperoleh melalui pemuka agama, praktisi usada, tenaga profesional, dan dokumentasi. Seluruh data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode tematik. Penyajian hasil pada riset ini berfokus pada tiga kasus yang dijelaskan secara independen untuk mengurai keunikan masing-masing kasus. Setiap kasus berfokus pada penjelasan mengenai dinamika psikologis individu melik, perilaku bunuh diri, serta proses pemulihan diri individu melik. Hasil pada ketiga kasus lalu diintegrasikan dengan data tambahan untuk mengeksplorasi kasus secara lebih mendalam. Riset ini memperoleh pemahaman bahwa status kelahiran melik memberikan tekanan psikologis pada individu dan bukan pemicu utama intensi bunuh diri. Konsep melik berkontribusi pada sikap individu terhadap perilaku bunuh diri yang dialami. Hal tersebut mengacu pada pemahaman, respons, hingga tindakan pemulihan diri dari perilaku bunuh diri. Riset ini memahami bahwa keberadaan nilai budaya seperti melik dapat berpotensi menumbuhkan sikap pasif terhadap pemahaman dan penanganan bunuh diri. Oleh karena itu tindakan kolaboratif dari tenaga praktisi terkait seperti pemuka agama, praktisi usada, dan tenaga profesional menjadi pendekatan yang relevan dalam konteks ini. 

Melik is a concept of extraordinary birth within the Balinese Hindu community, where individuals born with this status are believed to be destined to die young, either due to salah pati (accidents) or ulah pati (suicide). The issue of suicide in this context highlights negative social attitudes, making it a topic that requires deeper exploration. Furthermore, the rising prevalence of suicide in recent years has made it a critical issue in Bali Province. This study aims to examine the dynamics of melik individuals who exhibit suicidal tendencies. Insights were gathered through a case study approach, involving in-depth interviews with melik individuals who have experienced suicidal behavior. Additional data were collected from religious leaders, usada practitioners, psychologists, and relevant documents. All the data were analyzed using thematic analysis. The presentation of findings in this research focused on three cases, each explained independently to unravel the uniqueness of each case. Each case centers on an explanation of the individual’s psychological dynamics, suicidal behavior, and the prosess of self-recovery. The results from the three cases are then integrated with additional data to explore the cases more thoroughly. The research found that while the melik status creates psychological pressure on individuals, it is not the primary cause of suicidal intent. Instead, the concept of melik shapes the individual’s attitude toward suicide, influencing their understanding, responses, and recovery actions. The study also suggests that cultural beliefs like melik may contribute to a more passive attitude toward understanding and addressing suicide. Therefore, a collaborative approach involving religious leaders, usada practitioners, and professionals is recommended as an effective strategy in this context.

Kata Kunci : Individu Melik, Dinamika, Bunuh Diri, Budaya Bali

  1. S2-2025-509687-abstract.pdf  
  2. S2-2025-509687-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-509687-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-509687-title.pdf