Desain, Pelaksanaan, dan Operasi Instalasi Injeksi Air Hujan Gama Injector ke dalam Sumur Gali Studi Kasus Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta
Rizky Widia Fatturohman, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono
2025 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI REKAYASA PELAKSANAAN BANGUNAN SIPIL
Air hujan yang tidak dimanfaatkan secara optimal
dapat menyebabkan berbagai permasalahan, seperti banjir, erosi tanah, dan
berkurangnya cadangan air tanah. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah
Instalasi Injeksi Air Hujan GAMA Injector, yang merupakan pengembangan dari
GAMA Rain Filter. Penelitian ini bertujuan untuk merancang,
mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem GAMA Injector dalam menginjeksikan
air hujan ke dalam sumur gali, sehingga dapat meningkatkan resapan air dan
konservasi air tanah. Metode penelitian mencakup tiga tahap utama: desain sistem
injeksi, pelaksanaan instalasi, dan evaluasi operasionalnya. Desain instalasi
difokuskan pada bentuk instalasi dengan berbagai pertimbangan faktor pendukung.
Implementasi dilakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Evaluasi
operasional mencakup efektivitas infiltrasi air, kualitas air yang diinjeksi,
serta dampaknya terhadap ketersediaan air tanah di sekitar sumur. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa GAMA Injector mampu meningkatkan daya resap air
hujan sebagai upaya konservasi air tanah. Dengan implementasi yang tepat,
teknologi ini dapat menjadi solusi instalasi yang ekonomis dan sporadis dalam
mengatasi permasalahan air hujan yang tidak termanfaatkan dan tentunya
mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan.
Rainwater that is not optimally
utilized can cause various problems, such as flooding, soil erosion, and a
decrease in groundwater reserves. One potential solution is the installation of
the GAMA Injector, an advancement of the GAMA Rain Filter. This study aims to
design, implement, and evaluate the GAMA Injector system in injecting rainwater
into dug wells, thereby enhancing water infiltration and groundwater
conservation. The research methodology consists of three main stages: injection
system design, installation implementation, and operational evaluation. The
installation design focuses on the structural configuration, considering
various supporting factors. The implementation was carried out in the Special
Region of Yogyakarta. The operational evaluation assesses water infiltration
effectiveness, the quality of injected water, and its impact on groundwater
availability around the wells. The research findings indicate that the GAMA
Injector effectively enhances rainwater absorption as a groundwater
conservation effort. With proper implementation, this technology can serve as a
cost-effective and widespread solution to address unutilized rainwater issues
while supporting more sustainable water resource management.
Kata Kunci : GAMA Injector, injeksi air hujan, sumur gali, konservasi air tanah, pengelolaan air hujan/GAMA Injector, rainwater injection, dug wells, groundwater conservation, rainwater management.