Laporkan Masalah

ANALISIS PERBEDAAN TARIF OPERASI KATARAK MSICS DENGAN TARIF INA-CBG’S PADA PASIEN BPJS DI RUMAH SAKIT DIAN HARAPAN JAYAPURA

Sugianto Gani, Dr. Dra. Diah Ayu Puspandari, Apt., M.Kes., M.B.A., A.A.K

2025 | Tesis | MAGISTER KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN KESEHATAN

Latar belakang: Rumah sakit Dian Harapan merupakan rumah sakit tipe C yang berada di kota Jayapura, Propinsi Papua yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak 1 Januari 2014 sampai sekarang.   Hal ini mendorong adanya upaya perbaikan untuk meminimalisasi kesenjangan antara tarif paket INA-CBG’s dengan tarif RS, baik dari segi mutu maupun biaya.  Perbaikan terhadap manajemen biaya merupakan bentuk upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk kendali mutu dan biaya, terlebih pada pelayanan rawat jalan pasien katarak dengan tindakan operasi MSICS.

Tujuan:  Penelitian ini adalah penelitian retrospektif yang bertujuan menganalisis perbedaan  tarif rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s  pasien BPJS operasi katarak MSICS  untuk rawat jalan di Rumah Sakit Dian Harapan, menganalisis biaya langsung dan tidak langsung, mengidentifikasi komponen biaya terbesar, dan mengevaluasi perbedaan tarif rumah sakit dengan tarif INA-CBG’s

Metode:  Penelitian ini menggunakan telusur rekam medik sebagai instrumen penelitian.  Besaran sampel  pada penelitian ini adalah seluruh pasien rawat jalan mata yang operasi katarak MSICS dari 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.  Pengambilan sampel dilakukan dengan mengumpulkan rekam medik pasien mata  rawat jalan dengan operasi MSICS, kemudian disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian.  Analisis data dilakukan dengan  telaah data keuangan.  

Hasil:  Ada selisih negatif tarif INA-CBG’s dengan tarif rumah sakit pada pasien operasi katarak MSICS sebesar 57,05%. Terdapat variasi inputan biaya polilklinik, biaya jasa medis, biaya obat, dan biaya habis pakai. 

Kesimpulan:  Masih ada input tarif rumah sakit yang belum seragam.  Tarif rumah sakit yang paling tinggi untuk operasi katarak MSICS adalah tarif sewa kamar operasi.

Background: Dian Harapan Hospital is a type C hospital located in the city of Jayapura, Papua Province in collaboration with BPJS Kesehatan since January 1, 2014 until now. This encourages improvement efforts to minimize the gap between the INA-CBG's package tariff and the hospital rate, both in terms of quality and cost. Improvement of cost management is a form of improvement that can be made for quality and cost control, especially in outpatient services for cataract patients with MSICS surgery. Objective: This study is a retrospective study that aims to analyze the difference in hospital rates with INA-CBG's rates of BPJS patients with MSICS cataract surgery for outpatient treatment at Dian Harapan Hospital, analyze direct and indirect costs, identify the largest cost components, and evaluate the difference in hospital rates with INA-CBG's rates Methods: This study uses medical record search as a research instrument. The sample size in this study is all eye outpatients who underwent MSICS cataract surgery from January 1, 2023 to December 31, 2023. Sampling was carried out by collecting medical records of outpatient patients with MSICS surgery, then adjusted to the inclusion and exclusion criteria of the study. Data analysis is carried out by examining financial data. Results: There was a negative difference between the INA-CBG's tariff and the hospital rate for MSICS cataract surgery patients by 57.05%. There are variations in the input of polyclinic costs, medical service costs, drug costs, and consumable costs. Conclusion: There is still a hospital rate input that is not uniform. The highest hospital rate for MSICS cataract surgery is the operating room rental rate.


Kata Kunci : Manajemen Biaya, Kesenjangan Tarif

  1. S2-2025-500838-abstract.pdf  
  2. S2-2025-500838-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-500838-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-500838-title.pdf