Perencanaan Kawasan Pesisir dengan Konsep Integrated Coastal Zone Tourism di Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul
NISAUR ROHMAH, Sri Tuntung Pandangwati, S.T., MUP., Ph.D.
2025 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
Pesisir Kapanewon Kretek
merupakan bagian dari kawasan strategis pariwisata nasional yang menjadi salah
satu destinasi utama di Kabupaten Bantul, khususnya Pantai Parangtritis. Keberhasilan
Pantai Parangtritis dalam menarik wisatawan ini memunculkan kesenjangan
kunjungan pada objek-objek wisata di sekitarnya yang juga memiliki potensi
wisata beraneka ragam namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini
menandakan kurangnya daya tarik dan integrasi antar objek wisata menjadi salah
satu permasalahan di Kawasan Pesisir Kapanewon Kretek. Perencanaan ini
dilakukan untuk menyusun masterplan guna mengatasi kedua permasalahan
tersebut agar pemerataan kunjungan wisatawan dapat tercapai. Tujuan jangka
panjangnya yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar secara menyeluruh.
Perencanaan integrasi wisata ini mengambil 5 destinasi yang tersebar dari sisi barat hingga sisi timur Pesisir Kapanewon Kretek. Proses perencanaan dilakukan dengan pendekatan rational-comprehensive planning dengan tambahan komponen participatory planning guna mendapat opini dari berbagai perspektif. Integrated Coastal Zone Tourism dipilih menjadi konsep perencanaan untuk mengintegrasikan objek-objek wisata yang ada, baik integrasi dari manajemen maupun dari sisi wisatawannya. Tahapan perencanaan ini diawali dengan identifikasi permasalahan baik melalui wawancara maupun analisis dari penulis. Kajian pustaka disusun untuk membentuk konsep ideal perencanaan yang kemudian digunakan untuk mengembangkan dua alternatif dengan komponen modify pada metode SCAMPER. Proses pemilihan antara kedua alternatif tersebut menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Setelah terpilih, konsep perencanaan dikembangkan menjadi sebuah masterplan yang disusun dalam penjelasan tekstual, desain dua dimensi, executive summary, dan video tiga dimensi.
This tourism integration plan takes 5 destinations spread from the west to the east side of the Kretek Subdistrict Coast. The planning process is carried out using a rational-comprehensive planning approach with the addition of a participatory planning component to obtain opinions from various perspectives. Integrated Coastal Zone Tourism was chosen as a planning concept to integrate existing tourist objects, both from the management and from the tourist side. This planning stage begins with identifying the problem through interviews and analysis from the author. The literature review was prepared to form an ideal planning concept which was then used to develop two alternatives with modify component in the SCAMPER method. The selection process between the two alternatives uses the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Once selected, the planning concept is developed into a masterplan which is prepared in a textual explanation, two-dimensional design, executive summary, and three-dimensional video.
Kata Kunci : perencanaan pesisir, kawasan strategis pariwisata nasional, daya tarik, integrasi wisata