Implikasi perkembangan ekowisata terhadap pendapatan masyarakat, peluang kerja, dan tutupan lahan di lereng Lawu Kabupaten Karanganyar
Yohanes Cahyono Adi, Dr. Ir. Kaharuddin, S.Hut., M.Si
2025 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan
Secara ekonomi, perkembangan ekowisata diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, Di sisi sosial ekowisata diharapkan dapat meningkatkan peluang kerja melalui berbagai peluang usaha seperti jasa wisata, kuliner, dan kerajinan tangan, Di sisi ekologi pengembangan ekowisata yang berwawasan lingkungan dapat menghindari pengurangan tutupan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan ekowisata kelola masyarakat di tiga kawasan ekowisata Lereng Lawu dan mengetahui implikasi tingkat perkembangan ekowisata pada pendapatan, peluang kerja dan tutupan lahan. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengumpulkan data kunjungan wisata selama 4 tahun terakhir, yaitu tahun 2020 - 2023 dari kegiatan wisata Buper Pleseran, The Lawu Park dan Bukit Mongkrang dan pengukuran jumlah/kondisi unsur wisata meliputi araksi wisata, fasilitas wisata, aksesbilitas, akomodasi dan promosi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sensus di mana responden dipilih secara sengaja berdasarkan kriteria yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perkembangan ekowisata di kawasan lereng Gunung Lawu bervariasi berdasarkan indikator fasilitas, keterlibatan masyarakat, dan investasi. Tingkat perkembangan ekowisata di kawasan lereng Gunung Lawu memiliki implikasi signifikan terhadap pendapatan, peluang kerja, dan tutupan lahan. Semakin tinggi tingkat perkembangan suatu objek wisata, semakin besar pendapatan yang dihasilkan oleh pelaku wisata, yang mencerminkan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Namun, peningkatan perkembangan wisata juga berdampak terhadap tutupan lahan, dengan berkurangnya vegetasi akibat perluasan area terbangun untuk mendukung infrastruktur dan fasilitas wisata. Oleh karena itu, perencanaan yang berkelanjutan diperlukan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dan sosial sekaligus menjaga keseimbangan ekologis di kawasan tersebut.
Economically, the development of ecotourism is expected to increase the income of the local community, on the social side ecotourism is expected to increase employment opportunities through various business opportunities such as tourist services, culinary, and handicrafts, on the ecological side ecotourism development that is environmentally sound can avoid reducing land cover. This study aims to determine the level of development of community-managed ecotourism in the three ecotourism areas of the Lawu Slope and to determine the implications of the level of ecotourism development on income, employment opportunities and land cover. This research was carried out by collecting data on tourist visits for the last 4 years, namely 2020 - 2023 from Buper Pleseran, The Lawu Park and Bukit Mongkrang tourism activities and measuring the number/condition of tourism elements including tourist attractions, tourist facilities, accessibility, accommodation and promotion. Sampling was carried out using a census technique in which respondents were purposively selected based on criteria in accordance with the research objectives. The results showed that the level of ecotourism development in the slopes of Mount Lawu varied based on indicators of facilities, community involvement, and investment. The level of ecotourism development on the slopes of Mount Lawu has significant implications for income, employment opportunities, and land cover. The higher the level of development of a tourist attraction, the greater the income generated by tourism actors, which reflects increased economic benefits for local communities. However, increased tourism development also impacts land cover, with reduced vegetation due to the expansion of built-up areas to support infrastructure and tourist facilities. Therefore, sustainable planning is needed to maximize economic and social benefits while maintaining ecological balance in the area.
Kata Kunci : ekowisata, tingkat perkembangan, kontribusi pendapatan, peluang kerja, tutupan lahan.