Laporkan Masalah

Analisis Kecukupan Obat Penyakit Kronis Pada Pasien Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit dan Apotek Program Rujuk Balik Kabupaten Sleman

Anak Agung Wandasari Oceanti, Prof. Dr. apt Chairun Wiedyaningsih, M.Kes., M.App.Sc. ; Dra. apt. Selma Arsit Selto Siahaan, MHA.

2025 | Skripsi | FARMASI

Penyakit kronis, seperti kanker, stroke, hipertensi, dan diabetes, merupakan penyebab utama kematian di dunia dengan prevalensi yang terus meningkat. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berupaya menyediakan akses obat melalui BPJS Kesehatan, namun banyak rumah sakit dan apotek masih mengalami kekurangan obat. Masalah dalam pengadaan dan suplai obat sering kali menyebabkan kekosongan yang berdampak negatif pada kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecukupan obat bagi pasien peserta JKN di rumah sakit pemerintah dan apotek Program Rujuk Balik (PRB) Kabupaten Sleman.

Secara keseluruhan, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross-sectional dengan observasi yang dilakukan di instalasi farmasi rumah sakit dan apotek Program Rujuk Balik (PRB). Data diambil secara kuantitatif melalui observasi dan pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan lembar pengumpul data. Institusi dipilih secara purposive dari wilayah Sleman meliputi rumah sakit dan apotek Program Rujuk Balik (PRB). 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan obat di RS A dan Apotek C cukup baik, dengan 100% ketersediaan, sedangkan RS B mencatat 93,75?ngan satu jenis obat yang tidak tersedia. Namun, analisis kecukupan obat menunjukkan bahwa meskipun umumnya aman, masih terdapat tantangan dalam pengelolaan stok yang menyebabkan kelebihan pasokan untuk beberapa jenis obat. Hal ini mengindikasikan perlunya perbaikan dalam manajemen logistik obat agar lebih efisien dan efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran terkait bagaimana instansi layanan kesehatan dalam menyikapi kecukupan obat serta bagaimana penentuan dalam pengadaan obatnya.

                Chronic diseases, such as cancer, stroke, hypertension and diabetes, are the main causes of death in the world with an increasing prevalence. The National Health Insurance Program (JKN) seeks to provide access to medicines through BPJS Health, but many hospitals and pharmacies are still experiencing medicine shortages. Problems in drug procurement and supply often lead to vacancies that have a negative impact on the quality of health services for chronic disease patients. This study aims to analyze the adequacy of medicines for JKN participating patients in government hospitals and pharmacies of the Sleman Regency Referral Program (PRB).

Overall, this research is a quantitative, observational study using a cross-sectional research design with observations carried out in hospital pharmacy installations and the Refer Back Program (PRB) pharmacy. Data was collected quantitatively through observation and quantitative data collection was carried out using data collection sheets. Institutions were selected purposively from the Sleman area including hospitals and pharmacies for the Refer-Back Program (PRB).

The research results showed that the availability of medicines at Hospital A and Pharmacy C was quite good, with 100% availability, while Hospital B recorded 93.75% with one type of medicine not available. However, analysis of drug adequacy shows that although it is generally safe, there are still challenges in stock management that lead to excess supply for some types of drugs. This indicates the need for improvements in drug logistics management to make it more efficient and effective. It is hoped that this research will provide an overview of how health service agencies respond to drug adequacy and how they determine drug procurement.

Kata Kunci : penyakit kronis, kecukupan, pengadaan, obat

  1. S1-2025-475575-abstract.pdf  
  2. S1-2025-475575-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-475575-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-475575-title.pdf