Pelestarian Arsip Statis Pada Masa Hindia Belanda Tahun 1816-1942 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta
Oetari Nur Permadi, Waluyo, S.S., M.Hum.
2025 | Tugas Akhir | D4 Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi
Penulisan proyek akhir ini membahas tentang pelaksanaan pelestarian arsip statis pada masa Hindia Belanda tahun 1816-1942 di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. Proses pelestarian arsip ini bertujuan untuk menyelamatkan informasi baik secara fisik maupun isi informasi yang terkandung dalam arsip statis pada masa Hindia Belanda. Tujuan dari penyusunan Proyek Akhir ini adalah untuk mengetahui kondisi arsip, menganalisis pelaksanaan pelestarian, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pelestarian arsip statis.
Proyek Akhir ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data dari sumber primer maupun sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi partisipatif, wawancara, dan studi literatur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi arsip statis dari periode Hindia Belanda tahun 1816-1942 yang disimpan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta dapat dikategorikan ke dalam tiga kelompok: baik, rusak ringan, dan rusak berat. Proses pelestarian yang dilakukan telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Upaya pelestarian ini dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu secara preventif dan kuratif. Secara umum, dua aspek utama yang menjadi fokus dalam pelestarian adalah penyelamatan isi informasi dan kondisi fisik arsip. Namun, selama proses pelestarian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi, antara lain terbatasnya kompetensi sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang kurang memadai.
Kata kunci: arsip statis, pelestarian arsip, Hindia Belanda
The writing of the final project discusses the implementation of the preservation of Dutch East Indies Archives during 1816-1942 in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta. The purposes of this final project are to determine the condition of the archives, analyze the implementation of archives preservation and identify obstacles during the implementation of archives preservation.
The research uses a descriptive qualitative method obtained from primary and secondary data. The data collection techniques were participant observation, interviews, and literature studies. The collected data was processed into information using qualitative analysis, which consisted of data collection, data reduction, data presentation, conclusions, and verification.
This research concludes that the condition of the archives for the Dutch East Indies period 1816-1942 in Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta is divided into three categories: good, lightly damaged, and heavily damaged. The archives preservation process has been carried out well under applicable regulations. Archives preservation efforts are carried out using two methods, namely preventive and curative. Generally, it includes two main things: physical preservation and the content of the information. There are still obstacles, including the competence of human resources and limited infrastructure.
Keywords: archives, preservation, Dutch East Indies
Kata Kunci : arsip statis, pelestarian arsip, Hindia Belanda, archives, preservation, Dutch East Indies