Laporkan Masalah

Analisis pengaruh manajemen laba (Earning Management) terhadap kinerja pada perusahaan yang melakukan IPO

WARDHANI, Shanti Eniya, Dr. Supriyadi, MSc

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Selama ini jarang ada media yang meliput kondisi suatu perusahaan selama tiga tahun terakhir sebelum perusahaan tersebut melakukan IPO, sehingga investor cenderung menyandarkan diri kepada prospektus untuk mengetahui informasi dan menilai perusahaan yang melakukan IPO tersebut. Minimnya informasi yang tersedia, mendorong dan memotivasi manajemen untuk melaporkan informasi yang menguntungkan dengan mempercantik laporan keuangannya melalui permainan akrual untuk mengatur tingkat laba yang dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris mengenai penggunaan manajemen laba (earnings management) oleh perusahaan manufaktur yang melakukan IPO di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada tahun 1997-1999. Dari 45 perusahaan yang melakukan IPO pada periode tersebut, diperoleh 16 perusahaan yang memenuhi syarat sebagai sampel dalam penelitian ini. Selain perusahaan sampel (issuer), juga dipilih perusahaan yang tidak melakukan IPO (non-issuer) untuk mendukung bukti tambahan bahwa perusahaan issuer lebih agresif dalam melakukan manajemen laba dibandingkan perusahaan non-issuer. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa perusahaan yang melakukan IPO (issuer) melakukan manajemen laba menjelang IPO namun tidak terbukti mempengaruhi kinerja perusahaan setelah IPO. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan uji Chi-Square yang menguji pengaruh manajemen laba terhadap kinerja perusahaan setelah IPO yang menunjukkan hasil bahwa variabel akrual sebagai proksi manajemen laba tidak mempengaruhi kinerja perusahaan setelah IPO pada perusahaan yang melakukan IPO (issuer). Hasil penelitian juga membuktikan bahwa perusahaan yang melakukan IPO (issuer) akan melakukan manajemen laba yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang tidak melakukan IPO (non-issuer). Hal ini dibuktikan dengan nilai Discretionary Current Accrual (DCA) perusahaan issuer yang lebih tinggi daripada perusahaan non-issuer.

There are just a few of medias can show the real condition of a company during last three years before the company do the IPO, so that investor tend to lean the company’s prospectus to know the information about the company’s performance in three years before doing IPO. The minim information that’s available, pushing and motivating management to report the beneficial information by beautifying its financial statement through the accrual game for arrange the reported company’s profit. This research planned to find the empirical evidence that earnings management is used by manufacturing company which doing the IPO in Bursa Efek Jakarta (BEJ) in the year 1997-1999. From 45 companies which was doing the IPO at the period, only 16 companies can be used as a sample in this research. Besides companies which doing IPO (issuer), also selected companies which do not conduct the IPO (non-issuer) to support the additional evidence that company issuer more aggresive in doing earnings management compared to Non-issuer Company. Result of this research prove that company doing IPO (issuer) do the earnings management before IPO but the earnings management don’t give the influence for the company performance after IPO. This result can be shown from calculation result test the Chi-Square that testing the influence of earnings management to the company performance after IPO and showing result that the accruals variables don’t give the influence to the company performance after IPO. Result of research also prove that company which doing IPO (issuer) will do the higher level of earnings management than the non- issuer company. This result can be shown from calculation that the Discretionary Current Accrual (DCA) company issuer is higher than Non-issuer Company.

Kata Kunci : Manajemen Laba,Kinerja Perusahaan, Earnings management, Company’s Performance, Initial Public Offering (IPO)

  1. S2-2004-ShantiEniyaWardhani-abstract.PDF  
  2. S2-2004-ShantiEniyaWardhani-bibliography.PDF  
  3. S2-2004-ShantiEniyaWardhani-tableofcontent.PDF  
  4. S2-2004-ShantiEniyaWardhani-title.PDF