Perancangan Prototipe Aplikasi Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Elektronik Rawat Inap di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah
Arina Salsabila, Angga Eko Pramono, S.K.M., M.P.H.
2025 | Tugas Akhir | D4 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN
Latar
Belakang: Rumah sakit mempunyai kewajiban menyelenggarakan
rekam medis elektronik dalam upaya pelayanan kesehatan sesuai dengan amanah
pada PMK No. 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis. Peran penting rekam medis yaitu
sebagai salah satu pengukuran indikator mutu pelayanan kesehatan di rumah
sakit. Indikator yang diukur dalam rekam medis yaitu kelengkapan formulir rekam
medis, pemenuhan persyaratan hukum, tepat waktu, dan keakuratan. Rumah Sakit
Syarif Hidayatullah dalam penyelenggaraan rekam medis pasien rawat inap per
tahun 2022 masih menggunakan rekam medis manual, oleh karena itu dalam rangka
mempersiapkan rekam medis elektronik rawat inap maka perlu dilakukan perancangan
instrumen aplikasi yang dapat menganalisis kelengkapan pengisian catatan medis
pasien rawat inap sebagai upaya kendali mutu pada rekam medis elektronik.
Tujuan:
Merancang
instrumen aplikasi analisis kelengkapan catatan medis elektronik rawat inap di
Rumah Sakit Syarif Hidayatullah.
Metode:
Perancangan menggunakan konsep Systems Development
Life Cycle (SDLC). Subjek penelitian yaitu petugas rekam medis, kepala
instalasi rawat inap, kepala komite mutu, dan ketua tim IT di RS Syarif
Hidayatullah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan,
studi dokumentasi, dan wawancara narasumber. Teknik analisis data menggunakan
triangulasi sumber dan metode.Teknik pengujian dan evaluasi sistem menggunakan Focus
Group Discussion (FGD).
Hasil: Perancangan prototipe
aplikasi analisis kelengkapan pengisian catatan rekam medis elektronik telah
sesuai dengan analisis kebutuhan yaitu dapat digunakan untuk menganalisis dan
menampilkan hasil nilai dan persentase terhadap kelengkapan rekam medis elektronik.
Hasil evaluasi sistem oleh para responden dapat diterima, disetujui, disepakati
dapat mewakili nilai mutu isi rekam medis elektronik, dan memiliki potensi
untuk diterapkan di lingkungan rumah sakit.
Kesimpulan: Hasil perancangan prototipe aplikasi analisis rekam medis elektronik berdasarkan hasil evaluasi oleh pengguna telah sesuai dengan kebutuhan data dan dapat menghasilkan luaran laporan rekapitulasi yang dapat menunjukkan nilai mutu isi rekam medis elektronik.
Background: A hospital has an obligation to organize an electronic
medical record in order to support health service efforts as PMK No. 24 in 2022
about Medical Records. The important role of medical records is as to
measurement of quality indicators of health service in a hospital. The
indicator that would be measured in medical records is the completeness of
medical record forms, have fulfilled legal requirements, on time, and the
accuracy. Syarif Hidayatullah Hospital in order to organize medical records for
inpatients in 2022 still used manual medical records, because of that, in order
to preparing medical records for inpatients then it is needed to make an
application instrument planning that could analyze the completeness of
inpatient medical records as the control of the quality of electronic medical
records. Objective:
Designing an application instrument of the
completeness of the electronic inpatient medical records in Syarif Hidayatullah
Hospital. Methods:
The concept of the design was used as a Systems
Development Life Cycle (SDLC). The subjects of this research were the medical
records staff, the leader of inpatient unit, the quality comitee staff, dan the
leader of technology information in Syarif Hidayatullah Hospital. The technique
of analysis data used data and method trangulation. The technique of collecting
data was done by field observation, study documentation, and interview. The
technique of testing and evaluation system used by Focus Group Discussion (FGD). Results:
The prototype application design for analyzing
the completeness of electronic medical records aligned with the needs analysis
and could be used to assess and display the results and percentage of
completeness of the electronic medical records. The results of the system
evaluation by users were acceptable, approved, and agreed upon, indicating that
the application could represent the quality of electronic medical record
content and had the potential to be implemented in hospitals. Conclusion:
The results of the prototype application for
analyzing electronic medical records, based on user evaluations, were
appropriate for the data requirements and could generate a report as output
that reflects the quality of the electronic medical record content.
Kata Kunci : KLPCM, SDLC, indikator mutu, rekam medis elektronik, perancangan aplikasi.