Laporkan Masalah

Sense of Place Wisatawan Pada Desa Wisata Bugisan, Kecamatan Prambanan

MEIDELYNE FLORENSITA AJOMI, Sri Tuntung Pandangwati, S.T., MUP., Ph.D.

2025 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Desa wisata Bugisan yang terletak di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten diresmikan sebagai desa wisata pada tahun 2016 melalui festival Candi Kembar, sebuah acara tahunan yang mempromosikan budaya dan sejarahnya. Desa ini juga telah meraih sejumlah penghargaan, seperti 5 besar Digital dan Kreatif ADWI 2022, Juara 2 Apresiasi KSW 2023, serta menjadi KBA Astra periode 2022-2027. Pengingkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan pada 2023-2024 menunjukan daya saing dan keberhasilan pengelolaan desa ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis sense of place di desa wisata Bugisan berdasarkan persepsi wisatawan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan melibatkan 100 responden wisatawan yang mengunjungi desa ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan analisis skoring dan tabulasi silang dengan pegujian chi square.

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa wisatawan memberikan respon positif terhadap elemen fisik, aktivitas, dan makna sense of place artinya ketiga elemen sudah cukup sesuai dengan ekspektasi mereka namun masih perlu peningkatan kualitas terutama pada elemen fisik dan aktivitas. Sementara itu karakteristik demografi yang berpengaruh signifikan yaitu frekuensi kunjungan untuk ketiga elemen, domisili untuk elemen makna, dan gender untuk elemen fisik. Hal ini menunjukan bahwa wisatawan yang berkunjung lebih dari sekali memiliki tingkat persepsi ketiga elemen lebih tinggi dibandingkan wisatawan yang hanya sekali. Hasil temuan dalam penelitian ini memberikan implikasi bagi pemerintah maupun pengelola desa wisata untuk merancang strategi yang sesuai untuk meningkatkan daya tarik desa wisata Bugisan.

Bugisan tourism village located in Prambanan District, Klaten Regency was inaugurated as a tourism village in 016 through the Candi Kembar festival, an annual event that promotes its culture and history. This village has also won several awards, such as the top 5 Digital and Creative ADWI 2022, 2nd Place KSW Appreciation 023, and became KBA Astra for the 2022-2027 period. The significat increase in the number of tourist visits in 2023-2024 shows the competitiveness and success of the management of this village. This study aims to analyze the sense of place in Bugisan tourism Village based on tourist perceptions. The research method used is quantitative by involvng 100 respondents or tourits who visit this village. Data collection using a questionaire were then analyzed using scoring analysis and cross-tabulation with chi-square testing.

This results of this study indiate that tourist gave a positive response to the physical elements, activities and meaning of the sense of place, meaning that the three elements are quite in accordance with their expectations but still need to be improved in quality,  especially in the physical elements ad activities. Meanwhile, the demographic characteristics that have a significant influence are the frequency of visists for the three elements, domicile for the meaning element, and gender for the physical element. This shows that tourist who vist more than once have a higher level of perceptions of the three elements that tourist who only visit once. So the findings in the study provide implications for the government and managers of tourist villages to design appropriate strategies to increase the attractiveness of Bugisan tourist villages

Kata Kunci : Sense of Place, Desa wisata Bugisan, karakteristik demografi, persepsi wisatawan

  1. S1-2025-461009-abstract.pdf  
  2. S1-2025-461009-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-461009-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-461009-title.pdf