Perkembangan fisik kotamadya Magelang berdasarkan interpretasi foto udara tahun 1983 dengan kerja lapangan tahun 1992
Wijanarko, Drs. Gunadi
1992 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHDaerah Kotamadya Magelang pada saat ini sedang melak-sanakan pembangunan fisik kota. Pembangunan fisik kota dapat dilaksanakan dengan baik dan tidak menimbulkan keru-sakan lingkungan apabila perencanaan pembangunan tersebut memperhatikan analisa lahan berdasarkan antara lain pada data bent.uk penggunaan lahan secara lengkap dan terperinci. Karena pemerintah Kotamadya Magelang pada saat ini mempu¬nyai data perkembangan fisik kota secara lengkap dan terin¬ei tetapi kedaluwarsa ( Out of date ), maka perlu diadakan data perkembangan fisik kota. Foto udara dapat digunakan sebagai sumber data urituk mendapatkan data perkembangan fisik kota Kotamadya Magelang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memantau seberapa jauh perkembangan fisik Kotamadya Magelang berdasarkan foto udara pankromatik hitam putih berskala 1 : 5500 tahun pemo¬tretan 1983. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penginderaan jauh, yaitu setiap obyek yang ada pada foto udara dapat dilacak melalui interpretasi foto udara dan uji lapangan. Metode analisa yang digunakan adalah metode interpretasi foto udara tahun 1983 dan check lapangan 1992. Dasar klasifikasi yang digunakan dalam penulisan ini adalah klasifikasi bentuk penggunaan lahan berjenjang yang telah dikembangkan oleh Sutanto tahun 1978 dan kawan-kawan sedi-kit perubahan yang disesuaikan dengan keadaari fisik daerah Kotamadya Magelang. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa foto udara pankromatik hitam putih dapat digunakan sebagai sumber data dan informasi untuk mengetahui unit-unit bentuk penggunaan lahan Kotamadya Magelang cukup rinci : arah perkembangan fisik Kotamadya Magelang yaitu cenderung ke arah utara dan selatan. Untuk arah barat dan timur perkembangannya kurang begitu pesat, disebabkan oleh adanya dua sungai yang mem-batasi wilayah tersebut. Berdasarkari hasil analisis data yang ada dan hasil pengamatan peta perubahan bentuk pengu¬naan lahari Kotamadya Magelang tahun 1983 - 1992, maka ba-gian utara merupakan daerah yang cukup pesat perkembangan fisiknya. Selama kurang lebih 9 tahun di daerah penelitian telah menunjukkan kecenderungan perkembangan mengarah ke permukiman. Perkembangan itu sendiri mengikuti arah jalan raya yang ada karena secara teoritis wilayah yang memiliki lokasi strategis, pinggir jalan, memiliki aksesibilitas tinggi. Dengan aksesibilitas tinggi (mudah dijangkau) ke¬cenderungan orang memanfaatkan lahan untuk usaha non perta¬nian, permukiman, semakin besar. Oleh karena wajar jika terj adi banyak perubahan.
-
Kata Kunci : Interpretasi Foto udara,Perkembangan Kota,Magelang,Jawa Tengah