Karakteristik dan Stabilitas Fisik Krim Minyak Biji Bunga Matahari dan Minyak Biji Anggur dengan Kombinasi Basis Setil Alkohol dan Asam Stearat sebagai Tabir Surya secara In Vitro
Heti Meldasari, Prof. Dr. apt. Abdul Karim Zulkarnain, S.E., M.Si.
2024 | Skripsi | FARMASI
Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menimbulkan efek negatif pada kulit, sehingga kulit membutuhkan proteksi yang mampu mengurangi transmisi sinar UV ke kulit. Di Indonesia, banyak ditemukan tumbuhan yang telah teruji sebagai pelindung kulit dari sinar UV, yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam pembuatan tabir surya.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan krim tabir surya minyak biji bunga matahari dan minyak biji anggur yang menghasilkan sifat fisik yang baik dengan mengoptimasi setil alkohol dan asam stearat. Optimasi dilakukan dengan metode simplex lattice design dengan software Design-Expert versi 13. Formula optimum yang diperoleh, dilakukan uji stabilitas fisik dan uji nilai SPF secara in vitro.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum krim diperoleh pada konsentrasi setil alkohol sebesar 3% asam stearat 5?ngan pH sebesar 6,85, viskositas 105,07 dPas, daya sebar 24,2 cm2, serta daya lekat 3,40 detik. Sediaan yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa krim tabir surya memiliki stabilitas yang baik dengan nilai SPF sebesar 21,50 sehingga dikategorikan ke dalam perlindungan sedang.
Excessive
exposure to UV rays can have negative effects on the skin, so the skin needs
protection that can reduce the transmission of UV rays to the skin. In
Indonesia, many plants have been found that have been tested as skin protectors
from UV rays, which can then be used as active ingredients in making sunscreen.
The
purpose of this research was to make cream from sunflower seed oil and grape
seed oil that produces good physical properties by optimizing cetyl alcohol and
stearic acid. Optimization was carried out using the simplex lattice design
method with Design-Expert software version 13. The optimum formula was
obtained, physical stability tests and SPF value tests were carried out in
vitro.
The
results showed that the optimum cream formula was obtained at a concentration
of cetyl alcohol 3% and 5% stearic acid with a pH of 6,85, a viscosity of
105,07 dPas, a spreadability of 24,2 cm2, and adhesion 3,40 seconds.
Sunscreen cream has good stability with an SPF value of 21,50 so it is
categorized as medium protection.
Kata Kunci : Krim, sifat fisik, SPF, tabir surya