Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang tua dengan Efikasi Diri Pencegahan Infeksi pada Pasien Anak Acute Lymphoblastic Leukemia di RSUP Dr Sardjito
Heni Tri Widiastuti, Dr. Wiwin Lismidiati, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat; Agus Suparno, S.Kep., Ns., M.Kep
2024 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) merupakan kasus paling banyak dari keseluruhan kanker anak. Di RSUP Dr. Sardjito, selama tahun 2022, jumlah pasien anak dengan kanker yang meninggal akibat infeksi tercatat sebanyak 51 pasien dan 16 diantaranya adalah pasien ALL. Pencegahan infeksi memerlukan peran aktif orang tua, yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan efikasi diri.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua tentang pencegahan infeksi dengan efikasi diri dalam pencegahan infeksi pada pasien anak ALL. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional pada 60 responden, yang merupakan orang tua pasien anak ALL di RSUP Dr. Sardjito. Instrumen penelitian ini menggunakan tiga kuesioner yaitu karakteristik responden, tingkat pengetahuan tentang pencegahan infeksi, serta efikasi diri. Analisa hubungan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Didapatkan nilai p value < 0>
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat antara tingkat pengetahuan orang tua dengan efikasi diri dalam pencegahan infeksi
Background: Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) is the most common
type of pediatric cancer. At RSUP Dr. Sardjito in 2022, 51 pediatric cancer
patients died due to infections, 16 of whom were diagnosed with ALL. Infection
prevention requires active parental involvement, influenced by knowledge level
and self-efficacy.
Objective: To determine the relationship between parental knowledge
levels about infection prevention and self-efficacy in preventing infections in
children with ALL.
Methods: This cross-sectional study involved 60 respondents,
consisting of parents of children with ALL at RSUP Dr. Sardjito. The research
utilized three questionnaires: respondent characteristics, knowledge about
infection prevention, and self-efficacy. Data were analyzed using the Spearman
Rank correlation test.
Results: The study found a p-value < 0>
Conclusion: There is a strong relationship between parental knowledge
levels and self-efficacy in infection prevention.
Kata Kunci : Acute lymphoblastic leukemia, pencegahan infeksi, tingkat pengetahuan, efikasi diri, orang tua