Laporkan Masalah

PELINDUNGAN UPAH FREELANCER COPYWRITER YANG MASIH BERSTATUS SEBAGAI MAHASISWA DITINJAU DARI HUKUM PENGUPAHAN DI INDONESIA

NADIA NURUL RAMADHANTI, Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum

2024 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peraturan perundang undangan di bidang pengupahan memberikan pelindungan hukum bagi freelancer. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis upaya yang ditempuh oleh pekerja freelancer copywriter yang masih berstatus sebagai mahasiswa dalam hal tidak mendapatkan pelindungan upah.

Penelitian ini merupakan penelitian normatif empiris yang bersifat deskriptif. Penelitian normatif dilakukan melalui penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder atas berbagai bahan hukum primer, sekunder, dan tersier dengan alat berupa studi dokumen. Penelitian emipiris dilakukan melalui penelitian lapangan untuk mendapatkan data primer dengan cara wawancara menggunakan alat berupa pedoman wawancara. Data hasil penelitian normatif dan empiris dianalisis secara kualitatif dan disajikan secara deskriptif.

Hasil penelitian menyimpulkan pertama, peraturan perundang-undangan bidang pengupahan di Indonesia belum memberikan pelindungan upah bagi freelancer copywriter yang masih berstatus sebagai mahasiswa UGM. Pelindungan upah belum didapatkan oleh freelancer copywriter karena status pekerja freelancer copywriter terikat dalam hubungan kerja non-standar dan sistem kerja yang menekankan pada fleksibilitas. Kedua, upaya yang ditempuh oleh pekerja freelancer copywriter yang masih berstatus sebagai mahasiswa UGM dalam hal tidak mendapatkan pelindungan upah adalah dengan menyampaikan keluhan terkait praktik kerja freelancer copywriter yang tidak seperti diatur dalam perjanjian.

This research aimed to analyze the regulations concerning wage protection for student freelancer copywriters within Indonesian legislation, focusing on a case study of UGM students. Additionally, the research examines the concrete efforts made by student freelancer copywriters in response to the lack of wage protection.

This research is a descriptive normative and empirical research. The normative research in conducted through library research to obtain secondary data from various primary, secondary, dan tertiary legal sources, utilizing document study as the research method. The empirical research was carried out through fieldwork to collect primary data via interviews, guided by an interview protocol. The data obtained from both normative and empirical research were analysed qualitatively and presented descriptively.

The results of the study conclude that, first, the wage regulation framework in Indonesia has not yet provided wage protection for freelance copywriters who are still students at UGM. This lack of protection arises because freelance copywriters operate within non-standard employment relationships and work systems that emphasize flexibility. Second, the efforts made by freelance copywriters who are UGM students in cases where wage protection is not granted are limited to voicing complaints about freelance work practices that deviate from the terms set in agreements.

Kata Kunci : Perlindungan, Upah, Mahasiswa, Freelancer

  1. S1-2024-458748-abstract.pdf  
  2. S1-2024-458748-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-458748-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-458748-title.pdf