Kesesuaian Fungsi Ekologis Pohon Pada Jalur Hijau Jalan Affandi Gejayan Yogyakarta
Cayantika Melani, Dr. Ir. Dwi Tyaningsih Adriyanti, M.P; Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut.M.Sc., Ph.D., IPM
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
Perkembangan
aktivitas transportasi yang pesat di Yogyakarta memicu peningkatan polusi udara
dan gangguan lingkungan yang berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.
Jalur hijau sebagai bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) memainkan peran
penting dalam mengurangi dampak lingkungan tersebut melalui berbagai fungsi
ekologis, seperti peredam kebisingan, peneduh, kelembaban udara dan penahan
angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis serta
kesesuaian fungsi ekologis pohon pada Jalur Hijau Jalan Affandi Gejayan
Yogyakarta.
Pengambilan data dilakukan dengan mengamati pohon di median
dan tepi jalan. Parameter yang dinilai meliputi fungsi ekologis peredam
kebisingan, peneduh, kelembaban udara dan penahan angin. Metode yang digunakan pada
penelitian ini yaitu menggunakan metode scoring
dengan skala penilaian 1-4 yang kemudian dilakukan analisis untuk mendapatkan
rekomendasi. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan Key Performance Index
(KPI) berdasarkan hasil inventarisasi di
lapangan.
Berdasarkan
pengamatan, ditemukan 15 jenis pohon yang tersebar di tiga segmen lokasi dengan
total 462 pohon. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis pohon sesuai
sebagai peredam kebisingan, 7 jenis pohon sesuai dan 1 jenis pohon sangat
sesuai sebagai peneduh, 7 jenis pohon sesuai dan 1 jenis pohon sangat sesuai
sebagai kelembaban udara, serta 9 jenis pohon sesuai dan 1 jenis pohon sangat
sesuai sebagai penahan angin. Berdasarkan
hasil penilaian dan evaluasi setiap fungsi ekologis, pemilihan jenis pohon pada
Jalur Hijau Jalan Affandi dapat disesuaikan dengan kombinasi jenis yang
memenuhi keempat aspek fungsi ekologis. Selain itu, pohon dengan buah berukuran
besar juga perlu diganti dengan jenis lain yang lebih aman untuk memastikan
keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
The rapid
growth of transportation activities in Yogyakarta has triggered increased air
pollution and environmental disturbances, negatively impacting public health.
Roadside greenery, as part of the Green Open Space (RTH), plays a vital role in
mitigating environmental issues through various ecological functions, such as
noise reduction, shading, air humidity control, and wind barriers. This study
aims to determine the species diversity and ecological function suitability of
trees in the roadside greenery along Affandi Gejayan Street, Yogyakarta.
Data
collection was conducted by observing trees in the median and roadside areas.
The assessed parameters included ecological functions of noise reduction,
shading, air humidity, and wind barriers. This research employed a scoring
method using a scale of 1-4, followed by analysis to generate recommendations.
Data analysis was performed using Key Performance Index (KPI) based on field
inventory results.
Based on
observations, 15 tree species were identified across three location segments,
with a total of 462 trees. The analysis results indicated that 4 tree species
were suitable as noise reducers, 7 tree species were suitable and 1 tree
species was highly suitable as shade providers, 7 tree species were suitable
and 1 tree species was highly suitable for maintaining air humidity, and 9 tree
species were suitable and 1 tree species was highly suitable as wind barriers.
Based on the assessment and evaluation of each ecological function, the
selection of tree species for the roadside greenery along Affandi Street can be
adjusted by combining species that meet all four ecological function aspects.
Additionally, trees bearing large fruits should be replaced with safer species
to ensure the safety and comfort of road users.
Kata Kunci : Fungsi Ekologis, Iklim mikro, Jalur Hijau, Keanekaragaman Pohon, KPI