Laporkan Masalah

An Analysis of Stock Market Overreaction between winner and loser stock portfolio :: Case study in Jakarta Stock Exchange period 1996-2003

SURAHMAN, Hadi, Dr. Jogiyanto Hartono, MBA

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Penelitian ini untuk menguji keberadaan market overreaction yang mungkin terjadi pada pasar modal atas perilaku harga saham di Bursa Efek Jakarta selama 1996-2003 dengan membagi saham dalam dua jenis yaitu portofolio saham winner dan portofolio saham loser dalam pengujian market overreaction tersebut. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 180 saham yang tercatat di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1996 dan masih tercatat sampai dengan tahun 2003. Penelitian ini menggunakan metode yang sama yang pernah dilakukan oleh Bondt dan Thaller yang didukung dengan penelitian yang sama oleh peneliti lain. Periode pembentukan portofolio yang digunakan dalam penelitian ini berjangka lebih pendek. Ada 4 (empat) jenis pembentukan portofolio yaitu periode 3 bulanan, periode 6 bulanan, periode 9 bulanan dan periode 12 bulanan. Data yang digunakan adalah stock return 180 saham sample yang telah dioleh oleh Pusat Pengembangan Akutansi (PPA) Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Dengan melakukan uji t atas average cumulative abnormal return baik secara individual maupun perbandingan, keberadaan market overreaction akan dapat ditunjukkan dengan kemungkinan adanya pola pergerakan harga yang berlawanan (reversal effect) antara loser stock dan winner stock sampai terjadinya pelampauan antar keduanya

The main purpose of this study is to examine the existence of market overreaction in relation with investor behavior that might be occurred in Jakarta Stock Exchange for 1996-2003. This study classifies two categories, winner stock portfolio and loser stock portfolio by taking sample consists of 180 stocks which are listed for observation period. This study uses the same method that Bondt and Thaller work. There are four types portfolio formation period, 3-month, 6-month, 9-month and 12-month and uses stock return of 180 companies resource from Pusat Pengembangan Akutansi (PPA) Faculty of Economics, Gadjah Mada university. By using t-test of average cumulative abnormal return both individually and comparing with another, market overreaction will be able to shown in reversal effect of price movement pattern between loser stock portfolio and winner stock portfolio.

Kata Kunci : Pasar Modal,Perilaku Harga Saham,Market Overreaction, Bondt and Thaller Method, market overreaction, stock return, loser stock, winner stock, average cumulative abnormal return, reversal effect

  1. S2-2004-HadiSurahman-abstract.pdf  
  2. S2-2004-HadiSurahman-bibliography.pdf  
  3. S2-2004-HadiSurahman-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2004-HadiSurahman-title.pdf