Praktik-Praktik Dekolonisasi Pada Gereja Katolik di Wedi, Klaten 1948-1970-an
LINTANG DAMAR JATI, Prof. Dr. Agus Suwignyo, M.A.
2025 | Skripsi | ILMU SEJARAH
Sidang
Konsili Vatikan II memberikan wajah baru pada Gereja Katolik di Indonesia.
Berbagai aturan baru yang dihasilkan dalam sidang tersebut merupakan tanggapan
Gereja Katolik dalam menghadapi perubahan jaman dengan cara lebih terbuka pada
kebudayaan lokal. Namun, jauh sebelum dilaksanakannya Konsili Vatikan II,
Gereja Katolik di Wedi, Klaten telah lebih dulu bersikap terbuka dengan praktik-praktik
dekolonisasi. Berbagai tradisi yang melibatkan kebudayaan Jawa tercipta
menyesuaikan dengan kebutuhan Gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan
dinamika yang dialami oleh Gereja Katolik di Wedi dalam melakukan dekolonisasi
pada periode 1948-1970-an.
Penelitian
ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan wawancara sejarah lisan dan
pengumpulan arsip. Pada penelitian ini dapat diketahui bahwa perkembangan
Gereja Katolik di Wedi tidak dapat dilepaskan dinamika peristiwa di Klaten. Praktik-praktik
dekolonisasi pada Gereja Katolik di Wedi terjadi karena adanya kebutuhan untuk
menyesuaikan diri dengan kondisi Gereja di tengah masyarakat.
The
Second Vatican Council gives Catholic Church in Indonesia a new face. A several
new regulation is produced through the council in response to face the change
of the Catholic Church in a way to more open with the local culture. But, long
before the implementation of the Vatican Council II, the Catholic Church in
Wedi, Klaten have already openly accepting the way of decolonization practices.
Various traditions involving Javanese culture are already created to conform
the needs of the Church. This study aims to explain the dynamics
experienced by Catholic churches in Wedi in decolonizing during the 1948-1970s.
The
research used historical research methods with oral historical interviews and
archive collections. In this research it is known that the development of catholic
churches in Wedi cannot be achieved without the dynamics in Klaten.
Decolonization practice in the Catholic Church in Wedi happened because of the
need to adapt to the conditions of the Church in the middle of society.
Kata Kunci : Sejarah Gereja Katolik, Dekolonisasi, Konsili Vatikan II, Wedi, Klaten/Catholic Church, Decolonization, Vatican Cohncil II, Wedi, Klaten