Laporkan Masalah

PENGARUH KEBIASAAN MEROKOK ORANG TUA PADA ANAK BALITA TERHADAP KOGNITIF DAN STATUS GIZI ANAK KETIKA REMAJA DI INDONESIA

RIDHO SUDITOMO, Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., M.A., Ph.D.

2024 | Skripsi | ILMU EKONOMI

Kebiasaan merokok orang tua sering dikaitkan dengan berbagai dampak negatif terhadap perkembangan anak, terutama pada aspek kognitif dan gizi. Di Indonesia, tingginya prevalensi merokok di kalangan orang dewasa menjadi perhatian karena potensi dampaknya terhadap anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan merokok orang tua pada anak usia balita terhadap perkembangan kognitif, status gizi, dan inisiasi merokok anak ketika remaja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data cross-sectional dari Indonesian Family Life Survey (IFLS) periode 2000, 2007, dan 2014 dengan sampel utama terdiri dari balita 1-5 tahun dan anak usia 8-14 tahun yang terpapar perilaku merokok orang. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi ordinary least square (OLS) dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merokok orang tua tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan kognitif maupun status gizi anak ketika remaja. Namun, terdapat hubungan positif dan signifikan antara log harga rokok orang tua dengan probabilitas anak untuk merokok. Selain itu, interaksi antara kebiasaan merokok orang tua dan uang saku anak secara signifikan meningkatkan kecenderungan merokok anak remaja.

Parental smoking behavior are often associated with various negative impacts on children's development, particularly in cognitive and nutritional aspects. In Indonesia, the high prevalence of smoking among adults raises concerns about its potential effects on children. This study aims to analyze the effects of parental smoking behavior on children's cognitive development, nutritional status, and smoking initiation during adolescence in Indonesia. The study uses cross-sectional data from the Indonesian Family Life Survey (IFLS) conducted in 2000, 2007, and 2014, with the primary sample consisting of children aged 1-5 years and 8-14 years exposed to parental smoking behavior. The analysis was carried out using ordinary least square (OLS) regression and logistic regression methods. The results show that parental smoking behavior have no significant effects on children's cognitive abilities or nutritional status during adolescence. However, there is a positive and significant relationship between parental cigarette price log and the probability of children smoking. Furthermore, the interaction between parental smoking behavior and children's pocket money significantly increases the likelihood of adolescent smoking.

Kata Kunci : kebiasaan merokok orang tua, kognitif, status gizi, inisiasi merokok anak, uang saku

  1. S1-2024-454832-abstract.pdf  
  2. S1-2024-454832-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-454832-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-454832-title.pdf