Laporkan Masalah

Analisa hubungan rasio keuangan terhadap perubahan laba perusahaan manufaktur

SUSANTO, Sudono, Dr. Supriyadi, M.Sc

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi yang penting dalam membuat keputusan keuangan dan untuk menganalisa kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. laporan keuangan digunakan oleh berbagai pihak yang terbagi dalam dua kelompok yaitu pihak internal dan pihak eksternal. Pihak internal meliputi manajemen, karyawan dan investor atau pemegang saham. Pihak ekternal meliputi kreditor, supplier, pemerintah dalam hal ini instansi pajak dan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuaan hubungan rasio keuangan terhadap perubahan laba perusahaan manufaktur di masa yang akan datang. Populasi penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur yang telah listed di Bursa Efek Jakarta (BEJ) selama tahun 1997-2002. sample yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 33 perusahaan manufaktur. Sebagai variabel dependen adalah perubahan laba perusahaan manufktur di masa yang akan datang sedangkan variabel independennya adalah rasio keuangan. Terdapat dua langkah dalam menganalisa data penelitian. Langkah pertama adalah mengidentifikasi rasio keuangan yang berhubungan dengan perubahan laba di masa yang akan datang. Procces identifikasi rasio keuangan menggunakan metode backsword elimination dalam program SPSS untuk mengidentifikasi rasio keuangan yang berhubungan dengan perubahan laba di masa yang akan datang. Langkah kedua adalah analisa regresi berganda untuk menguji hubungan rasio keuangan terhadap perubahan laba di masa yang akan datang. Dari prosedur analisis diketahui bahwa terdapat lima rasio keuangan yang berpengaruh terhadap perubahan laba di masa yang akan datang yang terdiri dari: Pride earning ratio (PER); Cash to Sales (CS); Gross Profit Margin (GPM); Basic Earning Power (BEP); dan Average Colletion Perid (ACP).

Financial report has been becoming one of the most important resources of information in financial decision making and to analyze the financial condition and the performance of companies. Financial report used by internal and external user. Internal users include management, investor and labor. External user includes creditor, supplier, governance, and society. One of the most popular techniques to interpreting financial report is financial ratio analysis. The aim of the research is to analyzing ability of financial ratio to predicting the changes of earning of Manufacture Company in future. The populations of this research are manufacturing company that has been listed in Jakarta Stock Exchange (JSE) at least during 1997-2002. The sample of this research includes 33 manufacturing company. The dependent variable of the research is the change of earning and independent variable are financial ratio. There are two steps in analyzing the data for the research. The first is identifying financial ratio that effect to future earning change. The identification process for financial ratio use backsword elimination model to identify financial ratio that affect the future earning change. The second method is multiple regression analysis in order to determine the correlation financial ratio for the future earning change. From analysis procedure, it result there are five ratios that correlate with the future earning change, include: Price Earning Ratio (PER); Cash to Sales (CS); Gross Profit Margin (GPM); Basic Earning Power (BEP); and Average Collection Period (ACP).

Kata Kunci : Laporan Keuangan, Rasio Keuangan, Perubahan Laba, financial analysis, backsword elimination model, earning change.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.