Evaluasi tingkat pemanfaatan fasilitas pelayanan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar di kabupaten Boyolali
Zulfah Muna'amah Eprilina, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Drs. H.B.S. Eko Prakoso, M.SP.
2005 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHSeiring kemajuan jaman, kebutuhan akan pendidikan bagi masyarakat menjadi semakin penting. Peran pemeritah dalam merealisasikan kebijakan tersebut adalah dengan penyediaan fasilitas pelayanan pendidikan yang memadai baik. Sejalan dengan pelaksanaan program Keluarga Berencana yang berhasil menurunkan tingkat kelahiran maka terjadi penurunan jumlah penduduk usia sekolah. Efektivitas terhadap pemanfaatan fasilitas pelayanan sangat penting untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang di lakukan oleh pemerintah. Penelitian tentang pemanfaatan pelayanan pendidikan di Kabupaten Boyolali ini bertujuan untuk (1) Mengetahui perbandingan antara jumlah pengguna aktual dengan jumlah pengguna potensial pada pendidikan jenjang dasar di Kabupaten Boyolali, (2) Mengetahui tingkat pemanfaatan fasilitas pelayanan pendidikan jenjang pendidikan dasar di daerah dataran, perbukitan dan pegunungan di Kabupaten Boyolali, (3) Mengetahui pengaruh antara aksesibilitas terhadap tingkat pemanfaatan fasilitas pelayanan pendidikan jenjang pendidikan dasar di daerah dataran, perbukitan dan pegunungan di Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan data melalui instansi-instansi yang terkait dengan penelitian ini. Penggunaan metode ini berkaitan dengan analisis data, yaitu analisis data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan meliputi tabel silang, nilai rata-rata, skoring, Uji H Kruskal¬Wallis dan uji Korelasi Product Moment serta analisis deskriptif dari daerah penel itian. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan antara jumlah pengguna aktual dengan jumlah pengguna potensial pada jenjang pendidikan dasar di Kabupaten Boyolali, (2) Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa pada jenjang pendidikan dasar tidak terdapat perbedaan tingkat pemanfaatan fasilitas pelayanan pendidikan jenjang pendidikan dasar baik di daerah topografi dataran, perbukitan dan pegunungan, (3) Hasil uji korelasi Product Moment menunjukkan bahwa tingkat aksesibilitas yang tinggi tidak selalu diikuti dengan adanya tingkat pemanfaatan fasilitas pelayanan pendidikan jenjang pendidikan dasar yang tinggi pula. Saran untuk kebijakan pemerintah selanjutnya terutama bagi jenjang pendidikan dasar adalah dengan pembatasan pendirian sekolah dasar yang baru serta penempatan guru baru pada sekolah-sekolah yang memiliki jumlah guru yang berlebih. Kegiatan pengembangan pada jenjang pendidikan dasar hendaknya merupakan hasil perencanaan yang matang dengan memperhatikan kebutuhan dan kondisi masyarakat pada masa mendatang sehingga tidak terjadi kekurangefektifan dalam pemanfaatan fasilitas pelayanan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar khususnya di Kabupaten Boyolali
On this century, education needs for the people becoming important. Goverment interfere to realizing that programs are to supply the good education facility. Because of the intensify of The Keluarga Berencana program, make successfully to decrease the school age people. The effectifity of using the facilities are important to support the goverment development. This research about the using of the education facilities at Kabupaten Boyolali have purposes to (1) Knowing the comparation of the total actual and potencial user for basic education at Kabupaten Boyolali, (2) Knowing the using of the basic education facilities at the land, valley and mountain topograpies at Kabupaten Boyolali, (3) Knowing the effect between accessibility toward the using of the basic education facility at the land, valley and mountain topograpies at Kabupaten Boyolali. The research methods are collecting the data passthrough the goverment instantions related this research. The using of this methods related this data analisys is secondary data analisys. Data analisys technique using scoring, H Kruskal-Wallis Test and Correlation Product-Moment Test also descriptif analisys the research region. The results of the research showing that (1) The differences between the total actual and potencial user at Kabupaten Boyolali, (2) The result of the Kruskal-Wallis Test showing that the basic education doesn't have differences the using of the basic education facility at land, valley and mountain topograpies, (3) The result of the Correlation Product-Moment Test showing that high accessibility doesn't always followed the using of the basic education facilities too. The suggestion for the next goverment programs especially for basic education are delimination the new basic education development buildings also placements for new teachers at the schools that have over total teachers. Development programs at basic education are the result from the good planning with attention about people need and condition at the future until the effectivity of using educational facility at basic education in Kabupaten Boyolali realized.
Kata Kunci : Evaluasi pendidikan,Fasilitas Pelayanan Pendidikan,Boyolali,Jawa Tengah