Analisa kinerja keuangan PT Bank Central Asia Tbk. sebelum dan setelah rekapitalisasi
SAPUTRA, Wella Jaya, Dr. Supriyadi, M.Sc
2004 | Tesis | Magister ManajemenKrisis moneter ditambah dengan lemahnya sistim perbankan membuat kondisi sebagian besar bank di Indonesia sangat buruk, sehingga pada tahun 1998 Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) mengadakan program restrukturisasi yang pada intinya melikuidasi, menggabungkan atau mengambil alih bank-bank yang memiliki kinerja tidak baik sehingga diharapkan sistim perbankan Indonesia dapat mencapai kestabilan.Pada tahun 1998, BCA diambil alih oleh BPPN dan dalam waktu kurang dari 2 tahun berada dibawah supervisi BPPN. Pada tahun 2000, BCA menjadi bank pertama yang dapat menyelesaikan program restrukturisasi dan juga dalam waktu yang paling singkat dibandingkan dengan beberapa bank rekap lainnya.Penulis ingin mengevaluasi faktor-faktor yang menyebabkan BCA dapat menjadi sehat dalam waktu yang singkat ditinjau dari analisa keuangan dengan menggunakan analisa CAMEL (Capital, Asset Quality, Management, Earning, dan Liquidity) serta standar yang berlaku lainnya. CAMEL adalah standar yang digunakan BI untuk menentukan tingkat kesehatan suatu bank.
Economic crisis plus banking industry weaknesses made a horrible condition for most of the banks in Indonesia. In 1998, Indonesian government through Bank Indonesia (BI) embarked on a restructuring program, mainly liquidated, merge, or take over the bad performance banks to restore the solvency and the stability of the banking system. In 1998, BCA was taken over by IBRA, and for less than 2 years, BCA was supervised by it. In 2000, BCA became the first bank that finished its restructuring process and completed the process and also in the shortest time. The writer is going to discuss about the reason why BCA can recovered so fast, in financial point of view, mainly using CAMEL (Capital, Asset Quality, Management, Earning, and Liquidity) criteria and other regulations, standard, or procedure. CAMEL is the category used by Bank Indonesia (central bank) as a guideline to determine the healthiness status of a bank.
Kata Kunci : Manajemen Perbankan, Kinerja Keuangan,Rekapitalisasi, CAMEL, Restructuring, Government Bond.