Pengaruh faktor kepuasan kerja intrinsik, ekstrinsik dan tipe pekerjaan karyawan terhadap komitmen organisasional :: Studi kasus pada PT (Persero) Industri Kereta Api Indonesia, Madiun
SUDIARTO, Isnan, Prof.Dr. Djamaludin Ancok, MA
2004 | Tesis | Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor kepuasan kerja intrinsik, ekstrinsik dan tipe pekerjaan karyawan pada tingkat manajerial dan non manajerial terhadap komitmen organisasional. Hipotesis yang diajukan adalah: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kepuasan kerja intrinsik terhadap komitmen organisasional; (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kepuasan kerja ektrinsik terhadap komitmen organisasional; (3) Pada pekerjaan manajerial kepuasan kerja intrinsik lebih tinggi daripada kepuasan kerja ekstrinsik; (4) Pada pekerjaan klerikal kepuasan kerja ektrinsik lebih besar daripada kepuasan kerja intrinsik; (5) Komitmen karyawan manajerial lebih tinggi daripada komitmen karyawan klerikal. Subyek penelitian berjumlah 102 karyawan PT. (Persero) Industri Kereta Api Indonesia, Madiun. Karekteristik responden meliputi: umur 20 – 50 thn, masa kerja 5 – 20 thn, jenis kelamin laki-laki dan perempuan, pendidikan SMP – S2 dan tipe atau jenis pekerjaan: manajerial dan klerikal. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket untuk skala (alat ukur) Minnesota Satisfaction Qquestionnaire (MSQ) yang dikembangkan oleh Weiss, Dawis, England dan Lofquist (1967). Pada pengukuran komitmen organisasional dipakai Organizational Commitment Questionnaire yang dikembangkan oleh Mowday, Steer dan Porter (1979). Metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi berganda, analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja intrinsik, ektrinsik pada tingkat manajerial dan klerikal terhadap komitmen organisasional. Tidak ada perbedaan kepuasan kerja intrinsik, ektrinsik pada tingkat manajerial dan klerikal. Tidak ada perbedaan komitmen organisasional karyawan pada tipe pekerjaan manajerial dan klerikal..
The study is intended to explore the Impact of intrinsic, extrinsic job satisfaction and the type of task job (Managerial and non managerial level) toward organizational Commitment. The hypotheses forwarded are (1) intrinsic job satisfaction influence organizational commitment positively and significantly; (2) extrinsic job satisfaction influence organizational commitment positively and significantly; (3) in case of managerial level intrinsic job satisfaction is higher than extrinsic job satisfaction; (4) in case of non managerial level extrinsic job satisfaction is higher than intrinsic job satisfaction; (5) organizational commitment of managerial staffs is higher than clerical staffs Subject of study amount to 102 employees of PT. Inka Madiun. The characteristic of samples are: 20 – 50 year old, tenure 5 – 20 year, female and male, education background range from SMP to S2, and type of job task: Managerial and clerical. Data was collected using questionnaires and measured by Minnesota Satisfaction Questionnaires (MSQ) developed by Weiss, Dawis, England and Lofquist (1967). To measure organizational Commitment, organizational commitment questionnaires developed by Mowday, Steer and Porter (1979) was selected. Statistical method applied is multiple regression analysis and product moment correlational analysis. The study showed that there is no positive and significant impact between intrinsic, extrinsic job satisfaction both at managerial and clerical level toward organizational commitment. There is no difference between intrinsic, extrinsic job satisfaction at managerial and clerical level. There is no difference between organizational commitment at managerial and clerical level.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Kepuasan Kerja,Komitmen Organisasional, intrinsic job satisfaction, extrinsic job satisfaction, organizational commitment