Pengaruh kepuasan terhadap kompensasi dan partisipasi dalam pengambilan keputusan terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Inti Karsa Daksa
ANWAR, Andi Hasanuddin, Prof.Dr. Djamaludin Ancok, MA
2004 | Tesis | Magister ManajemenInvestasi asing pada sektor properti di Indonesia mengalami kenaikan pada tahun 1997 namun kemudian menurun pada tahun 1998 dikarenakan gejolak ekonomi, sosial dan politik yang terpuruk, dan titik terendah penurunan investasi asing pada sektor ini yakni pada tahun 2000 (menurun lebih dari 50 persen). Dua tahun kemudian yakni tahun 2002 sektor ini mulai membaik dikarenakan faktor ekonomi, sosial dan politik yang mulai stabil. Menurut ketua umum REI (Real Estate Indonesia) Yan Mogi, bisnis pada sektor ini mulai bangkit kembali pada tahun 2004 dengan catatan bahwa perekonomian Indonesia harus mengalami pertumbuhan 4-6 persen dan tidak ada gejolak sosial dan politik. Bangkitnya bisnis pada sektor properti ini menciptakan iklim persaingan yang ketat diantara perusahaan-perusahaan properti, setiap perusahaan perlu memperbaiki kinerjanya untuk mencapai keunggulan dalam bersaing. Perbaikan kinerja ini dapat dilakukan mulai dari peningkatan produktivitas kerja karyawan pada perusahaan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan yang dua diantaranya adalah kepuasan terhadap kompensasi dan partisipasi dalam pengambilan keputusan. Kepuasan terhadap kompensasi merupakan hal yang sangat penting dalam memotivasi karyawan untuk lebih produktif karena sesuai dengan pengertiannya bahwa kompensasi adalah imbalan balas jasa yang diberikan perusahaan kepada karyawan yang telah memberikan jasanya, imbalan balas jasa ini dapat berupa uang dan barang. Dan faktor yang kedua adalah partisipasi dalam pengambilan keputusan merupakan hal yang tak kalah pentingnya dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan karena dalam hal ini karyawan lebih aktif dan merasa lebih dihargai keberadaannya dengan dilibatkan oleh pimpinan dalam pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang dapat melatih karyawan untuk lebih berani, cermat, cerdas, sigap, dan tangkas dalam menghadapi tantangan. Penelitian dalam tesis ini dilakukan pada PT. Inti Karsa Daksa yang bergerak dalam bisnis properti. Perusahaan ini berdiri pada tahun 1982 dan sekarang ini telah menjadi sebuah holding company dari 14 anak perusahaan yang tergabung dalam Daksa Group. Hasil dari penelitian akan pengaruh kepuasan terhadap kompensasi dan partisipasi dalam pengambilan keputusan terhadap produktivitas kerja karyawan pada perusahaan menunjukkan hasil yang baik berdasarkan rentang skala dari responden yaitu 390.87 untuk kepuasan kompensasi yang berarti bahwa kepuasan terhadap kompensasi pada perusahaan memenuhi harapan karyawan dan hasil 406.25 untuk partisipasi dalam pengambilan keputusan yang berarti bahwa partisipasi dalam pengambilan keputusan pada perusahaan dinilai dengan baik oleh karyawan dan memenuhi harapan mereka.
Foreign invesment in property sector in Indonesia experience of the increase in 1997 but has decreased later then in 1998 because of bad economic distortion, social and politics, and the worst of foreign invesment has decreased in this sector in 2000 ( more than 50 percent). Two year later in 2002 the property business has recovered because of economic factor, social and politics which were started to stabilize. According to the REI chief (Real Estate Indonesia) Mr. Yan Mogi; business in this sector will start to awake in 2004 with the note that Indonesian economics have to experience of the growth 4-6 percent and there are no political and social distortion. Awaken of the business in the property sector create the tight competitive climate among company property, the company require to improve its performance to reach the excellence in competing. this improvement Performance can be conducted by starting to increase of work productivity of employees in the company. Many factor which can influence the working productivity of employees which are two among other things is satisfaction to compensation and participate in decision making. Satisfaction to compensation represent the very important matter in motivating employees to more productive because as according to its congeniality that compensation is recompensation reward given by company to employees given its service, reward recompense this can be in the form of the money and goods. And secondary factor is participation in decision making represent the matter which do not less important in improving work productivity of employees because in this case employees more active and feel more esteemed by its existence leader in solving problem and decision making which can train the employees to be braver, careful, smart, sprier, and skilful in face of challenge. Research in this thesis is conducted in PT. Inti Karsa Daksa. The company focus is in business property. This company stand up in the year of 1982 and this time have come to a holding company from 14 subsidiary company which is merged into Daksa Group. Result from research of satisfaction to compensation and participate in decision making to work productivity of employees in the company showed the good result pursuant to spanning scale from responder that is 390.87 for the satisfaction to compensation meaning that satisfaction to compensation in the company fulfill the employees expectation, and result of 406.25 to participate in decision making meaning that participation in decision making in the company assessed better by employees and fulfill their expectation.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Kepuasan Kompensasi,Produktivitas Kerja, Fluctuate the foreign Invesment, company properti, compensation satisfaction, participate in decision making, work productivity, emulation climate, REI.