Mitos Korban Perbudakan Transatlantik dalam novel La saison de l'ombre karya Léonora Miano
Jasmine Nabila Diponegoro, Dr. Arifah Arum Candra Hayuningsih, S.S., M.A.
2025 | Skripsi | SASTRA PERANCISPenelitian ini mengkaji novel dari Léonora Miano yang berjudul La saison de l’ombre. La saison de l’ombre mengisahkan proses masyarakat tribal Mulongo dalam menelaah kejadian perbudakan transatlantik di Duala, Kamerun Proses tersebut diawali dari insiden kebakaran desa beserta hilangnya dua belas anggota klan tanpa jejak apapun. Lalu, kedua insiden tersebut diasosiasikan dengan unsur mitos, unsur yang berperan besar dalam bidang kepercayaan klan Mulongo. Hal yang menyulitkan dalam pembacaan karya ini adalah memahami dampak perbudakan transatlantik yang terjadi tidak langsung dalam kehidupan klan Mulongo. Meskipun begitu, penulis berhasil menemukan satu masalah yang berkaitan dengan latar novel, yaitu unsur mitos yang ada dan berubah akibat kejadian perbudakan transatlantik. Penelitian ini memanfaatkan teori mitos dan agama yang dikemukakan oleh Daniel Dubuisson. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mitos yang sudah ada berkaitan erat dengan kebutuhan hidup klan Mulongo sehari-hari. Dengan demikian, mereka juga mengandalkan mitos baru untuk menghadapi kenyataan dibalik kebakaran dan penculikan yang terjadi di awal kisah novel ini.
Our research focuses on Léonora Miano's novel La saison de l'ombre. This novel recounts the process by which Mulongo tribal society deals with the event of the transatlantic slave trade in Douala, Cameroon. This process begins with the fire in the village and the disappearance of twelve members of the tribe without a trace. These incidents are then combined with mythological elements, which play a crucial role in the Mulongo tribe's beliefs. The difficulty in reading this work lies in understanding the indirect impact of the transatlantic slave trade on the life of the Mulongo tribe. However, the author has succeeded in identifying a problem linked to the novel's context: the mythological elements that exist and change as a result of the transatlantic slave trade. Our research uses the theory of myth and religion proposed by Daniel Dubuisson. Its results show that existing myths are closely linked to the daily needs of the Mulongo tribe, and that these needs produce new myths to cope with the reality of the fire and kidnappings described at the start of the novel.
Kata Kunci : kepercayaan, La saison de l’ombre, Léonora Miano, mitos, perbudakan transatlantik