Laporkan Masalah

Formulasi strategi PT Guwatirta Sejahtera Kabupaten Karanganyar Propinsi Jawa Tengah

HARIWININGRUM, Anik, Prof.Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Analisis Industri, industri air minum dalam kemasan didukung baik oleh pemerintah sehingga terbuka untuk melakukan investasi, kekuatan tawar menawar pembeli semakin meningkat, produk jasa substitusi yang ditawarkan dipasar tidak terlalu berpengaruh terhadap produk air minum dalam kemasan karena berlainan segmen pasar dan keguanaan lebih lanjutnya, kekuatan tawar menawar pamasok adalah rata -rata dikarenakan jumlah supplier bahan baku dan bahan penolong yang tersedia dipasar tidak terlalu banyak, dan persaingan antar perusahaan air minum dalam kemasan semakin kompetitif untuk merebut market share dari sisa market share yang ada. Analisis dengan menggunakan Matrix SWOT menghasilkan posisi PT. Guwatirta Sejahtera pada posisi strategi agresif dengan orientasi pertumbuhan, strategi yang sesuai adalah dengan menerapkan strategi S-O untuk memberdayakan kekuatan sumber daya yang tersedia dalam menjawab peluangpeluang yang ada. Analisis dengan menggunakan Matrix (IE, dan Grand Strategy) menghasilkan beberapa alternative strategi, yaitu: Integrasi Kedepan, Integrasi Kebelakang, Integrasi Horizontal, Penetrasi Pasar, Pengambangan Pasar, Pengembangan produk, Diversifikasi Konsentrik, Diversifikasi Konglomerat, Diversifikasi Horizontal. Dari berbagai alternative yang memungkinkan untuk diterapkan dengan kondisi PT. Guwatirta Sejahtera adalah sebagai berikut: Strategi penetrasi pasar sebagai penjabaran dari strategi intensif, Strategi integrasi kedepan sebagai penjabaran dari strategi integrasi vertical, Strategi penetrasi pasar menunjukkan nilai ketertarikan yang paling besar pada perhitungan dengan analisis QSPM, sehingga strategi ini merupakan alternative strategi yang dapat diterapkan oleh PT. Guwatirta Sejahtera untuk menghadapi persaingan global dalam industri air minum dalam kemasan.

In the sense of industry analysis, drinking water in container is supported by the government, as a result in was open to make investment, the consumer’s bargaining position elevated, substitution products in the market has no major effect to the drinking water in container product (AMDK) since they different in consumer segment and their further usage. In addition, the supplier’s bargaining position is average because of the low sum of raw material suppliers and supporting material availability in the market is insufficient and the drinking water companies are more and more competitive in order to gain the given market share. Analysis using SWOT matrix showed that PT. Guwatirta Sejahtera is on the aggressive strategic position with growing orientation. The suitable strategy is implementing S-O strategy in order to empower the resources respond to the given opportunity. Analysis using matrix IE and grand strategy result in some strategy alternative, which are: future integration, backward integration, horizontal integration, market penetration, market development, product development, concentric diversification, conglomerate diversification, and horizontal diversification. From these alternatives, one that best implementing in PT. Guwatirta Sejahtera is bellow: market penetration strategy as the explanation of intensive strategy, future integration strategy as the rationalization of vertical integration strategy, the market penetration showed the biggest attractiveness value in measurement with QSPM analysis, therefore the strategy is alternative strategy that can be implementing in drinking water in container industry.

Kata Kunci : Manajemen Pemasaran,Strategi Bersaing,Analisis SWOT, Strategy Formulation


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.