Senyapan dan Kilir Lidah Calon Presiden Republik Indonesia pada Debat Pamungkas 2024: Kajian Psikolinguistik
Nency Ekadina, Dr. Sailal Arimi, M. Hum.
2024 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIA
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengklasifikasikan gangguan produksi ujaran, menjelaskan proses mental yang mempengaruhi tuturan lisan, dan respon penutur terhadap gangguan produksi ujaran. Penelitian menggunakan data berupa transkripsi yang diambil dari tuturan calon presiden pada debat pamungkas 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunduh tayangan debat pamungkas untuk ditranskripsi secara ortografis, kemudian diklasifikasikan dan dijelaskan sesuai dengan tujuan penelitian.
Hasil penelitian membuktikan bahwa gangguan produksi ujaran baik senyapan maupun kilir lidah terjadi karena alasan yang sangat beragam sehingga mengakibatkan durasi dan bentuk kilir lidah yang variatif. Gangguan produksi ujaran tersebut dipicu oleh proses-proses mental yang dialami oleh penutur. Banyaknya jenis gangguan produksi ujaran disertai dengan respon penutur yang beragam terhadap gangguan produksi ujaran tersebut.
The purpose of this study is to classify speech production disorders, explain the mental processes that affect oral speech, and the responses to speech production disorders. The study uses data in the form of transcriptions taken from the speech of presidential candidates in the 2024 final debate. Data was carried out by downloading the final debate to be transcribed orthographically, then classified and explained according to the research objectives.
The result of the study showed that speech production disorders, both pauses and slips of the tongue, occur for a variety of reasons. The speech production disorders are triggered by mental processes experienced by the speaker. The many types of speech production disorders are accompanied by diverse speaker responses to these speech production disorders.
Kata Kunci : ujaran, produksi, gangguan, senyapan, dan kilir lidah.