Analisis rasio keuangan dalam memprediksi perubahan laba di masa mendatang pada Perusahaan Manufaktur
MARDHANI, Fitriana Yudhi, Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA
2004 | Tesis | Magister ManajemenTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami lebih dalam mengenai rasio keuangan sebagai prediktor laba di masa yang akan datang pada perusahaan manifaktur. Data yang digunakan adalah laba yang berupa EPS (Earning Per Share) dan rasio keuangan yang dapat dihitung dari laporan keuangan dengan sumber data berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dari 35 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ dengan periode waktu dari tahun 1999 sampai dengan tahun 2002. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode logit untuk variabel dependen dan analisis regresi berganda dengan metode regresi enter, dimana proses estimasi dilakukan terhadap semua variabel independen secara sekaligus. Dalam penelitian ini penulis melakukan dua kali regresi yaitu: pertama, regresi antara 47 perubahan rasio keuangan pada tahun ke t sebagai variabel independen dengan perubahan laba yang dalam hal ini adalah EPS (Earning Per Share) pada tahun ke t+1 sebagai variabel dependen; kedua, regresi antara variabel-variabel yang signifikan pada regresi pertama dengan tujuan untuk membuktikan hipotesis bahwa ada pengaruh yang signifikan antara rasio keuangan tertentu dan perubahan laba pada perusahaan manufaktur serta untuk menguji multikolinearitas, heteroskdastisitas dan autokorelasi. Hasil yang diperoleh dari regresi pertama dengan tingkat signifikansi 10% menunjukkan bahwa terdapat sebelas rasio keuangan yang secara signifikan dan secara bersama-sama dapat mempengaruhi perubahan laba. Sebelas rasio keuangan tersebut adalah CATL, NWLTDFA, CGSI, SQA, TLCA, NWTA, CLI, NIFA, NITL, CLNW, NWTL. Hal ini bisa dilihat dari nilai R square sebesar 81,3% dan nilai signifikansi F sebesar 0,3%. Hasil penelitian yang diperoleh dari regresi kedua menunjukkan bahwa terdapat lima rasio keuangan yang secara signifikan dan secara bersama-sama dapat mempengaruhi perubahan laba. Lima rasio keuangan tersebut adalah CATL, SQA, NWTA, NIFA, NITL dengan nilai R square sebesar 39,8% dan signifikansi F sebesar 0,1%. Dengan demikian dari hasil regresi ini dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara rasio keuangan tertentu dan perubahan laba pada perusahaan manufaktur, dimana perubahan rasio keuangan tertentu tersebut dapat digunakan untuk memprediksi perubahan laba di masa mendatang pada perusahaan manufaktur.
The aim of this study is to examine the ability of the financial ratios to predict the earning changes in the manufacture firms. Data that use in this study is earning changes and financial ratios that gathered from annual financial report as secondary data from 35 manufacture firms listed in Jakarta stock exchange from 1999 until 2002 period. This study used logit method for dependent variable and multiple regression analysis with enter regression. In this study writer make two regressions: first, regression between 47 financial ratios in t year as independent variable with earning changes in t+1 year as dependent variable; second, regression between significant variables in the first regression. The aim from the second regression is to analysis hypothesis that any significant relation between financial ratios and earning changes in the manufacture firms and to test the multicolinearity, heteroskedastisity, and autocorrelation. The result from first regression with 10% significantly level shows that eleven financial ratios are able to predict the earning changes of manufacture firms. The eleven financial ratios are CATL, NWLTDFA, CGSI, SQA, TLCA, NWTA, CLI, NIFA, NITL, CLNW, and NWTL. This case can be seen from R square value (81,3%) and F significantly value (0,3%). The result from second regression shows that five financial ratios are able to predict the earning changes of manufacture firms. The five financial ratios are CATL, SQA, NWTA, NIFA, NITL with R square value is 39,8% and F significantly value is 0,1%. The conclusion from this study is rejected Ho and accepted Ha. It is mean that any significant relation between financial ratios and earning change in the manufacture firms and financial ratios able to predict the earning changes of manufacture firms.
Kata Kunci : Rasio Keuangan,Perubahan Laba,Logic Model, financial ratios, earning changes, logit model, multiple regression analysis