Laporkan Masalah

Analisis kemampuan rasio keuangan dalam memprediksi perubahan laba pada perusahaan besar dan kecil di Bursa Efek Jakarta

HANDAYANI, Christina Dini Eka, Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Dalam berinvestasi, investor selalu berusaha mengurangi risiko ketidakpastian yang akan dihadapinya. Dalam upayanya tersebut, laporan keuangan memiliki peranan penting sebagai dasar untuk pengambilan keputusan ekonomis sehingga dapat membantu mengurangi ketidakpastian yang ada. Agar dapat memenuhi peranan tersebut, laporan keuangan harus dianalisis dan salah satu teknik yang sering digunakan adalah analisis rasio keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan rasio keuangan dalam memprediksi perubahan laba pada perusahaan besar dan kecil. Populasi penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur yang telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama periode 1999 sampai 2002. Metode pemilihan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yang menghasilkan 33 perusahaan besar dan 36 perusahaan kecil. Adapun variabel dalam analisis adalah perubahan laba akuntansi yang terjadi di masa mendatang sebagai variabel terikat serta perubahan rasio keuangan dari perusahaan yang terpilih sebagai sampel sebagai variabel bebas. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan metode stepwise. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perusahaan besar ada dua macam rasio keuangan yang dapat digunakan untuk memprediksi perubahan laba yaitu rasio Working Capital to Assets (WCA) dan rasio Current Liabilities to Net Worth (CLNW). Sedangkan pada perusahaan kecil ditemukan bahwa tidak ada rasio keuangan yang dapat digunakan untuk memprediksi perubahan laba. Ini berarti bahwa pada perusahaan kecil rasio keuangannya kurang stabil sehingga tidak dapat digunakan sebagai prediksi laba.

In investing, investors always try to reduce the uncertainty risk they face. In that effort, financial reports plays an important roles in decision-making so they can reduce the uncertainty risk. In order to fulfill this role, investors have to analyze the financial reports. The most popular technique to analyze the financial reports is financial ratios analysis. The purpose of this research is to analyze the financial ratios ability in predicting earning changing in big and small companies. The populations studied are the financial reports of manufacturing companies that have been listed at Jakarta Stock Exchange during the period of 1999 until 2002. With purposive sampling method, the writer has selected 33 big companies and 36 small companies. For analysis, the writer uses earning changing as dependent variable and financial ratios change as independent variable. Both of those variables come from manufacturing companies, which already selected as samples. After that, analyses are done using the linier regression with stepwise method. The result of this research shows that there are two financial ratios for predicting earning change in big companies, which are Working Capital to Assets (WCA) ratio and Current Liabilities to Net Worth (CLNW) ratio. But in small companies, there are no financial ratios that have predicting ability to predict earning change. It means the financial ratios of small companies are unstable so it can not use as earning change predictor.

Kata Kunci : Manajemen Keuangan,Rasio Keuangan,Perubahan Laba, financial ratios, earning change, multiple linier regressions with stepwise method, firm size.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.