Laporkan Masalah

Pengaruh Penambahan Nanofiber Sisal (Agave sisalana) Konsentrasi 1?n 1,5% pada Daya Antibakteri Kalsium Hidroksida terhadap Bakteri Enterococcus faecalis

Safira Al-Haq Al-Hakim, Dr. drg. Tunjung Nugraheni, M.Kes., Sp. KG, Subsp. KE(K);drg. Henytaria Fajrianti, Sp.KG

2024 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Kalsium hidroksida merupakan medikamen intrakanal yang bekerja dengan menciptakan suasana basa sehingga mengganggu pertumbuhan bakteri dalam saluran akar tetapi terdapat bakteri Enterococcus faecalis (E. faecalis) yang resisten terhadap bahan tersebut. Penambahan nanofiber sisal (Agave sisalana) pada kalsium hidroksida dapat mempengaruhi kemampuan antibakteri dari bahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan nanofiber sisal konsentrasi 1?n 1,5% terhadap daya antibakteri dari kalsium hidroksida terhadap bakteri E. faecalis.
Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok I (konsentrasi 0%), kelompok II (konsentrasi 1%), dan kelompok III (konsentrasi 1,5%). Masing-masing kelompok terdiri dari 10 sampel. Uji daya antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran pada media Mueller Hinton Agar yang telah ditanami bakteri E. faecalis. Bakteri tersebut memiliki kepadatan 1,5 X 108 CFU/ml.  Sampel diinkubasi pada suhu 37?C selama 48 jam. Hasilnya akan tampak zona hambat berupa zona bening mengelilingi sumuran yang kemudian diukur menggunakan sliding caliper.
Hasil uji ANAVA menunjukkan nilai p 0,005 (p<0>E. faecalis. Hasil uji LSD menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok III dan kelompok II serta antara kelompok III dan kelompok I namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok II dan kelompok I. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan nanofiber sisal (Agave sisalana) dengan konsentrasi 1?n 1,5?rpengaruh pada daya antibakteri kalsium hidroksida terhadap bakteri Enterococcus faecalis serta Ca(OH)2 yang ditambah 1,5% nanofiber sisal mempunyai daya antibakteri lebih tinggi dibandingkan yang Ca(OH)2 yang ditambah 1% nanofiber sisal.

Calcium hydroxide is an intracanal medicament that works by creating an alkaline atmosphere that interferes with bacterial growth in the root canal. However, there are Enterococcus faecalis (E. faecalis) bacteria that are resistant to the material. The incorporation of sisal nanofiber (Agave sisalana) into calcium hydroxide may influence the material's antibacterial efficacy. This study aims to ascertain the impact of sisal nanofiber supplementation at concentrations of 1% and 1.5% on the antibacterial potency of calcium hydroxide against E. faecalis bacteria.

The 30 samples were divided into three groups, designated as Group I (0% concentration), Group II (1% concentration), and Group III (1.5% concentration). Each group consisted of 10 samples. The antibacterial power test was conducted using the well diffusion method on Mueller Hinton Agar media inoculated with E. faecalis bacteria at a density of 1.5 × 10? CFU/ml. The samples were incubated at 37°C for 48 hours. The outcome was an inhibition zone, manifesting as a clear zone around the well, which was then measured using a sliding caliper.

The results of the ANOVA test indicate a p-value of 0.005 (p < 0>E. faecalis. The LSD test results demonstrated a statistically significant difference between Group III and Group II, as well as between Group III and Group I. However, no significant difference was observed between Group II and Group I. Based on these findings, it can be concluded that the addition of sisal nanofiber at concentrations of the addition of 1% and 1.5% sisal nanofiber affects the antibacterial power of calcium hydroxide against E. faecalis bacteria. The antibacterial power of Ca(OH)2 added with 1.5% sisal nanofiber is greater than that of Ca(OH)2 added with 1% sisal nanofiber.

Kata Kunci : Medikamen intrakanal, kalsium hidroksida, nanofiber sisal, Agave sisalana, Enterococcus faecalis

  1. S1-2024-473708-abstract.pdf  
  2. S1-2024-473708-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-473708-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-473708-title.pdf