Faktor Pengaruh Stunting Di ProvinsiI Daerah Istimewa Yogyakarta (Analisis Data SSGI 2022)
CAESAREAN FADHILAH PUTRI, Prof. Dr. Sukamdi, M.Sc.
2024 | Skripsi | GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN
Stunting sangat penting untuk diperhatikan karena berhubungan dengan bayi atau balita sebagai generasi penerus bangsa. Stunting kondisi bayi yang mengalami terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka waktu yang panjang selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta hampir mencapai target penurunan stunting secara nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi stunting di Provinsi DIY setiap kabupaten. Tujuan kedua adalah menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap stunting di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder. Data yang digunakan bersumber dari data prevalensi stunting per kabupaten Tahun 2019, 2021, dan 2022, serta hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 dari Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Teknik pengolahan dan analisis data untuk mencapai tujuan pertama dengan memvisualisasikan dan menganalisis data prevalensi stunting per kabupaten dengan grafik dan pemetaan. Sementara itu, untuk mengetahui faktor yang memengaruhi prevalensi stunting di DIY digunakan uji regresi logistik biner.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi stunting di DIY cenderung rendah. dengan tren prevalensi stunting yang semakin mengalami penurunan setiap tahun. Prevalensi stunting di setiap kabupaten mengalami fluktuatif setiap tahunnya. Penelitian ini juga menemukan bahwa asupan gizi berpengaruh pada kejadian stunting di DIY. Temuan lain dari penelitian ini adalah lingkungan sosial yang terdiri dari pekerjaan dan pendidikan orang tua mampu memengaruhi stunting secara tidak langsung melalui asupan gizi dan status kesehatan.
Stunting is very important to pay attention to because it relates to babies or toddlers as the nation's next generation. Stunting is a condition of babies who experience stunted height growth due to chronic malnutrition over a long period of 1000 First Day of Life. Yogyakarta Special Region Province has almost achieved the national stunting reduction target. The aim of this research is to determine the prevalence of stunting in DIY Province in each district. The second objective is to analyze the factors that influence stunting in the Special Region of Yogyakarta Province.
This research uses a quantitative descriptive method with secondary data. The data used comes from stunting prevalence data per district for 2019, 2021 and 2022, as well as the results of the 2022 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI) from the Ministry of Health. Data processing and analysis techniques to achieve the first goal are by visualizing and analyzing stunting prevalence data per district. districts with graphs and mapping. Meanwhile, to determine the factors that influence the prevalence of stunting in DIY, a binary logistic regression test was used.
The results of this study show that the prevalence of stunting in DIY tends to be low. with the trend of stunting prevalence decreasing every year. The prevalence of stunting in each district fluctuates every year. This research also found that nutritional intake influences the incidence of stunting in DIY. Another finding from this research is that the social environment consisting of parents' work and education can influence stunting indirectly through nutritional intake and health status.
Kata Kunci : Stunting, Penyebab Stunting, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta