Laporkan Masalah

MODEL KELOLA USAHA KELOMPOK TANI HUTAN KEMASYARAKATAN SEDYO LESTARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

DENI ALVIAN VERDIANSAH, Dr. Silvi Nur Oktalina, S.Hut., M.Si

2024 | Tugas Akhir | D4 PENGELOLAAN HUTAN

Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) Sedyo Lestari merupakan salah satu pemegang izin Hutan Kemasyarakatan yang ada di Desa Karangasem. KTHKm Sedyo Lestari mengelola lahan HKm dengan luas 29,2 Hektar untuk diambil manfaat ekonominya. Model kelola usaha kelompok tani hutan merupakan suatu aktivitas kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh kelompok Tani Hutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui manfaat ekonomi serta kontribusi dari model kelola usaha KTH Sedyo Lestari. Metode dasar yang digunakan adalah metode kombinasi antara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang didapat adalah model kelola usaha KTHKm Sedyo Lestari dilakukan secara kelompok dan individu. Kelola usaha secara kelompok dilakukan dalam bentuk pengolahan kotoran gajah dari Kebun Binatang Gembira Loka menjadi pupuk/media tanam, pengelolaan rest area “Taman HKm Sedyo Lestari”, penyedia bahan baku untuk wood pellet, pembuatan mebel dari kayu. Kelola usaha secara individu yang dilakukan anggota kelompok KTHKm yaitu pemanfaatan lahan HKm untuk tanaman pertanian. Manfaat ekonomi yang didapat dari model usaha kelompok KTHKm masih belum optimal, dikarenakan model kelola usaha KTHKm masih tergolong baru dan kurangnya minat dari anggota KTHKm untuk mengembangkan model kelola usaha secara berkelompok. Kelola usaha KTHKm Sedyo Lestari secara kelompok belum bisa dirasakan kontribusinya secara langsung oleh seluruh anggota, sedangkan model kelola usaha secara individu yang hasil kontribusinya dapat langsung dirasakan oleh seluruh anggotanya yaitu pemanfaatan lahan HKm untuk tanaman pertanian. 

The Community Forest Farmer Group (KTHKm) Sedyo Lestari is one of the Community Forest permit holders in Karangasem Village. KTHKm Sedyo Lestari manages HKm land with an area of 29.2 Hectares for economic benefits. The forest farmer group business management model is an activity of business activities carried out by the Forest Farmer group. This study was conducted to determine the economic benefits and contributions of the KTH Sedyo Lestari business management model. The basic method used is a combination of qualitative and quantitative methods. The results of the research obtained were that the KTHKm Sedyo Lestari business management model was carried out in groups and individually. Group business management is carried out in the form of processing elephant dung from Gembira Loka Zoo into fertilizer / planting media, managing the rest area “Taman HKm Sedyo Lestari”, providing raw materials for wood pellets, making furniture from wood. Individual business management carried out by KTHKm group members is the use of HKm land for agricultural crops. The economic benefits obtained from the KTHKm group business model are still not optimal, because the KTHKm business management model is still relatively new and the lack of interest from KTHKm members to develop a business management model in groups. KTHKm Sedyo Lestari's business management as a group cannot be directly contributed by all members, while the individual business management model whose contribution can be directly felt by all members is the utilization of HKm land for agricultural crops.

Kata Kunci : Hutan Kemasyarakatan, Model Kelola Usaha, Kelompok Tani Hutan

  1. D4-2024-464040-abstract.pdf  
  2. D4-2024-464040-bibliography.pdf  
  3. D4-2024-464040-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2024-464040-title.pdf