Evaluasi pelaksanaan Program Kredit Usaha Keluarga Sejahtera (Kukesra) :: Ditinjau dari tunggakan kredit oleh kelompok sasaran di Kabupaten Banyumas
AGUSTINUS, Drs. Dumairy, MA
2004 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk Mengetahui perkembangan pelaksanaan program Kredit Usaha Keluarga Sejahtera (Kukesra) dan tunggakannya serta proyeksinya di Kabupaten Kapuas. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis manfaat Kukesra bagi kelompok sasaran. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen resmi serta laporan pemerintah daerah dalam bentuk runtut waktu (time series) tahunan yaitu dari tahun 2000 sampai 2003. Sampel penelitian ini berjumlah 71 responden dengan menggunakan metode judgment sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pertumbuhan, analisis deskriptif dan analisis proyeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Kukesra di Kabupaten Kapuas menunjukkan terjadi peningkatan terus-menerus dalam dana yang disalurkan serta dalam jumlah kelompok sasaran dan keluarga sasaran. Seiring dengan peningkatan dalam jumlah dana Kukesra yang disalurkan, terjadi pula peningkatan dalam jumlah tunggakan. Hasil analisis proyeksi menunjukkan bahwa kecenderungan tunggakan dana adalah positif yang berarti mengalami peningkatan dan demikian juga dengan penyaluran dana Kukesra juga menunjukkan kecenderungan positif atau peningkatan. Namun demikian, peningkatan penyaluran dana Kukesra lebih besar dibandingkan dengan peningkatan tunggakan oleh kelompok dan keluarga sasaran. Hasil analisis manfaat Kukesra terhadap kelompok dan keluarga sasaran menunjukkan bahwa ada beberapa manfaat program Kukesra bagi kelompok dan keluarga sasaran. Manfaat tersebut antara lain adanya perkembangan usaha karena Kukesra dapat meningkatkan modal, adanya peningkatan kemitraan usaha, sehingga dapat dikembangkan jaringan yang semakin luas di antara para pelaku usaha yang mendapatkan dana Kukesra. Adanya Kukesra juga dapat meningkatkan pendapatan bagi kelompok sasaran. Namun demikian, kendala yang dihadapi antara lain tunggakan dana Kukesra masih relatif besar yaitu mencapai Rp536.954.188 sampai pada bulan Maret tahun 2003.
This research attempted to analyze the development of Prosperous Family Business Credit (Kukesra) program implementation and its arrears and also its projection in Kapuas Regency. This research also attempted to analyze the benefit of Kukesra to target groups. The data used in the research were primary and secondary data. The primary data was obtained by questionaire and the secondary data was obtained by official documents and the local governmental reports in the form of annual time series data from the year 2000 until 2003. The sample in this research was 71 respondent using judgment sampling methods. The analysis method applied in this research were growth, descriptive and projection analysis. The findings of this research indicated that the development of Kukesra in Kapuas Regency showed a continuous increase in fund distributed and also in the number of target groups and families. In line with the increase in Kukesra fund distributed, there’s also an increase in the number of arrears. The projection analysis results showed that the trend of fund arrears waas positive that meant an increase in arrears. The trend of Kukesra fund distribution also positive or in increasing trend. However, the increase in Kukesra fund distributed was higher than the increase in the arrears by target groups and families. The result of Kukesra benefit analysis showed that there’s benefit from the Kukesra program to the target groups and families. These benefits included the development of business because of the increase of capital, a business partnership increase, so it could create a wider network among the business that receive Kukesra fund. Kukesra also could increase the income for the target groups. But, the obstacle faced included the still much Kukesra arrears, i.e Rp536,954,188 until March 2003.
Kata Kunci : Program Kukesra,Tunggakan Kredit